Detikberita, Jakarta – Film horor Hajatan Setan merilis trailer dan poster resmi pada Selasa (27/10/2026). Film produksi MBK Productions dan Drias Film Production ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 3 Desember 2026.
Disutradarai Bambang Drias dan Eko Kristianto, film ini mengangkat misteri ritual turun-temurun di sebuah kampung terisolasi yang menyimpan rahasia kelam antarkeluarga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Trailer Hajatan Setan memperlihatkan keterkaitan antara hajatan, kutukan keluarga, dan ritual misterius yang memicu teror. Cerita berpusat pada Dara (Alika Jantinia), yang berusaha mengungkap kejanggalan di sekitarnya hingga menemukan petunjuk tentang masa lalu ibunya, Mbok Darmi (Karina Suwandi). Penyelidikan tersebut juga membawanya kepada keluarga Santoso (Indra Birowo), yang memiliki kaitan dengan misteri kampung itu.
Sutradara Bambang Drias mengatakan, film ini mengajak penonton mengikuti petunjuk secara bertahap dan mempertanyakan dugaan yang muncul sepanjang perjalanan Dara. Selain menghadirkan unsur supranatural, Hajatan Setan menyoroti hubungan antarkarakter serta keputusan masa lalu yang berdampak pada generasi berikutnya.
Ari Irham memerankan Gaung, anak Santoso sekaligus kawan masa kecil Dara. Gaung awalnya menjalani masa remaja dengan ceria dan memiliki fisik prima. Namun, kehidupannya berubah setelah mengalami sakit misterius yang membuatnya harus menahan rasa sakit selama beberapa tahun, termasuk ketika memasuki masa pendewasaan. Di tengah ancaman yang mereka hadapi, hubungan Gaung dan Dara juga diwarnai perasaan yang sulit diwujudkan.
Ari Irham mengaku menghadapi tantangan saat menjalani adegan kesurupan. Untuk pertama kalinya, aktor berusia 25 tahun itu harus memerankan karakter yang kerasukan entitas gaib dengan bentuk yang sulit diterjemahkan ke dalam gestur.
“Berat banget sih karena yang ada di kepala imajinasinya pasti adalah interpretasi sendiri masing-masing begitu kesurupannya kayak apa,” ujar Ari di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2026).
Tantangan lain datang dari penggunaan efek rias khusus. Ari harus menjalani sejumlah adegan menggunakan make up prostetik, lensa kontak khusus, dan sling. Persiapan riasnya bahkan memakan waktu sekitar dua hingga tiga jam. Ia juga harus berulang kali melepas dan memasang riasan untuk menyesuaikan kebutuhan adegan, sehingga proses syuting terasa cukup menyita waktu.
Selain Ari Irham, Alika Jantinia, Indra Birowo, dan Karina Suwandi, film ini turut dibintangi Luna Maya, Masayu Anastasia, Asri Welas, Gisellma Firmansyah, Bima Zeno, Sita Permata Sari, Tanta Ginting, Abigail Gabriela, dan Hassan Sule. Skenario film ditulis Andhy Pulung, BW Purba Negara, dan Vidya T. Ariestya. Rendy Gunawan, Drias, dan Marlia Nurdiyani bertindak sebagai produser, sementara Budi Yulianto menjadi produser eksekutif.
Selain Indonesia, Hajatan Setan juga merencanakan penayangan di sejumlah negara Asia Tenggara, yakni Malaysia, Singapura, Vietnam, Laos, Kamboja, dan Myanmar. Distribusi regional ini memperluas jangkauan film yang memadukan teror supranatural, ritual misterius, romansa, dan konflik keluarga. (Dina)


















