Detikberita, Jakarta – PT ACE OLDFIELDS Tbk optimistis menghadapi tantangan ekonomi pada 2026 dengan menargetkan pertumbuhan penjualan hingga Rp192 miliar. Optimisme tersebut disampaikan manajemen dalam Public Expose 2026 yang digelar di DoubleTree Kemayoran, Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Direktur PT ACE OLDFIELDS Tbk, Albert, mengatakan perseroan tetap mampu mencatatkan pertumbuhan di tengah tekanan ekonomi global sepanjang 2025. Menurut dia, kondisi tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi tahun 2026 yang diperkirakan masih penuh tantangan.
“Di tahun yang sulit 2025 ini yang banyak tantangan, kami tetap mengalami pertumbuhan. Demikian pula harapan kami untuk tahun 2026 yang lebih menantang, kami juga berharap akan mengalami pertumbuhan,” ujarnya dalam paparan publik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
ACE OLDFIELDS merupakan produsen peralatan pengecatan yang berdiri sejak 1989 dan menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang memproduksi kuas serta rol cat dengan teknologi Australia.
Dalam kesempatan tersebut, perseroan juga memperkenalkan jajaran komisaris terbaru dengan bergabungnya Tumpak Hatorangan Panggabean sebagai Komisaris Independen.
Albert menyebut pengalaman panjang Tumpak di bidang hukum dan tata kelola perusahaan menjadi nilai tambah bagi perseroan.
“Kami sangat bangga atas bergabungnya Bapak Tumpak Hatorangan Panggabean sebagai komisaris independen kami. Kiprah dan pengalaman kerja beliau sangat luar biasa,” katanya.
Selain pernah menjabat Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2009–2010, Tumpak juga pernah menjadi Komisaris Utama PT Pelindo pada 2015–2019.
Perseroan mencatat penjualan sebesar Rp187,02 miliar sepanjang 2025 atau meningkat dibanding tahun sebelumnya. Laba kotor tercatat Rp58,5 miliar dengan laba bersih mencapai Rp10,5 miliar.
Manajemen menyebut rasio utang terhadap ekuitas (DER) berada di level 0,46 dan dinilai masih dalam kategori sehat.
“Kami berhasil menyamai bahkan melebihi pencapaian tahun sebelumnya di tengah tekanan ekonomi dunia,” ujar manajemen.
Untuk mendukung pertumbuhan, perseroan telah menyelesaikan hampir 98 persen renovasi fasilitas produksi dan bersiap melanjutkan tahap kedua pengembangan pabrik pada tahun ini.
Dari sisi pemasaran, ACE OLDFIELDS terus memperluas jaringan distribusi nasional. Produk perseroan kini telah tersebar dari Aceh hingga Papua melalui kerja sama dengan berbagai distributor nasional maupun lokal.
Perseroan juga memperkuat penetrasi pasar modern melalui jaringan toko bangunan dan ritel modern seperti Mitra10 dan Depo Bangunan.
Tak hanya pasar domestik, ACE OLDFIELDS juga memperluas pasar ekspor ke sejumlah negara seperti Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, dan Eropa.
Di bidang pemasaran, perseroan mulai agresif memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk memperkuat merek serta meningkatkan penjualan.
“Kami sedang membangun tim marketing digital yang lebih kuat melalui Instagram, TikTok, Shopee, dan Tokopedia agar produk kami semakin dikenal masyarakat Indonesia,” kata Albert.
Perseroan juga menjalankan berbagai program promosi untuk meningkatkan loyalitas pelanggan, termasuk program undian berhadiah umrah dan sepeda motor bagi toko-toko mitra.
“Program undian ini memberikan dampak yang sangat positif. Toko-toko menjadi lebih antusias meningkatkan pembelian produk kami,” ujarnya.
Selain itu, ACE OLDFIELDS aktif melakukan kolaborasi promosi dengan berbagai pihak, termasuk komunitas gim dan kegiatan pemasaran lainnya guna memperluas pasar.























