PT ACE OLDFIELDS Tbk Bidik Pertumbuhan di 2026, Perkuat Distribusi hingga Ekspansi Digital

Dina Mariyana

- Penulis

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita, Jakarta – PT ACE OLDFIELDS Tbk optimistis menghadapi tantangan ekonomi pada 2026 dengan menargetkan pertumbuhan penjualan hingga Rp192 miliar. Optimisme tersebut disampaikan manajemen dalam Public Expose 2026 yang digelar di DoubleTree Kemayoran, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Direktur PT ACE OLDFIELDS Tbk, Albert, mengatakan perseroan tetap mampu mencatatkan pertumbuhan di tengah tekanan ekonomi global sepanjang 2025. Menurut dia, kondisi tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi tahun 2026 yang diperkirakan masih penuh tantangan.

“Di tahun yang sulit 2025 ini yang banyak tantangan, kami tetap mengalami pertumbuhan. Demikian pula harapan kami untuk tahun 2026 yang lebih menantang, kami juga berharap akan mengalami pertumbuhan,” ujarnya dalam paparan publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ACE OLDFIELDS merupakan produsen peralatan pengecatan yang berdiri sejak 1989 dan menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang memproduksi kuas serta rol cat dengan teknologi Australia.

Dalam kesempatan tersebut, perseroan juga memperkenalkan jajaran komisaris terbaru dengan bergabungnya Tumpak Hatorangan Panggabean sebagai Komisaris Independen.

Albert menyebut pengalaman panjang Tumpak di bidang hukum dan tata kelola perusahaan menjadi nilai tambah bagi perseroan.

“Kami sangat bangga atas bergabungnya Bapak Tumpak Hatorangan Panggabean sebagai komisaris independen kami. Kiprah dan pengalaman kerja beliau sangat luar biasa,” katanya.

Selain pernah menjabat Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2009–2010, Tumpak juga pernah menjadi Komisaris Utama PT Pelindo pada 2015–2019.

Perseroan mencatat penjualan sebesar Rp187,02 miliar sepanjang 2025 atau meningkat dibanding tahun sebelumnya. Laba kotor tercatat Rp58,5 miliar dengan laba bersih mencapai Rp10,5 miliar.

Manajemen menyebut rasio utang terhadap ekuitas (DER) berada di level 0,46 dan dinilai masih dalam kategori sehat.

“Kami berhasil menyamai bahkan melebihi pencapaian tahun sebelumnya di tengah tekanan ekonomi dunia,” ujar manajemen.

Baca Juga:  Dugaan Tambang Tanpa RKAB hingga Rusak Lingkungan, PT WIN Jadi Sorotan Mahasiswa di Mabes Polri

Untuk mendukung pertumbuhan, perseroan telah menyelesaikan hampir 98 persen renovasi fasilitas produksi dan bersiap melanjutkan tahap kedua pengembangan pabrik pada tahun ini.

Dari sisi pemasaran, ACE OLDFIELDS terus memperluas jaringan distribusi nasional. Produk perseroan kini telah tersebar dari Aceh hingga Papua melalui kerja sama dengan berbagai distributor nasional maupun lokal.

Perseroan juga memperkuat penetrasi pasar modern melalui jaringan toko bangunan dan ritel modern seperti Mitra10 dan Depo Bangunan.

Tak hanya pasar domestik, ACE OLDFIELDS juga memperluas pasar ekspor ke sejumlah negara seperti Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, dan Eropa.

Di bidang pemasaran, perseroan mulai agresif memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk memperkuat merek serta meningkatkan penjualan.

“Kami sedang membangun tim marketing digital yang lebih kuat melalui Instagram, TikTok, Shopee, dan Tokopedia agar produk kami semakin dikenal masyarakat Indonesia,” kata Albert.

Perseroan juga menjalankan berbagai program promosi untuk meningkatkan loyalitas pelanggan, termasuk program undian berhadiah umrah dan sepeda motor bagi toko-toko mitra.

“Program undian ini memberikan dampak yang sangat positif. Toko-toko menjadi lebih antusias meningkatkan pembelian produk kami,” ujarnya.

Selain itu, ACE OLDFIELDS aktif melakukan kolaborasi promosi dengan berbagai pihak, termasuk komunitas gim dan kegiatan pemasaran lainnya guna memperluas pasar.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara
RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat
Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan
Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban
SINERGITAS ALIANSI JURNALIS BERSATU DAN 4 WILAYAH SALUR KAN HEWAN KURBAN
Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah
SMAN 1 Garut Siap Jadi Pelopor “Sekolah Maung” Jawa Barat, Perkuat Tradisi Prestasi Nasional
GMPD Jakarta Gelar Unras di Kantor PLN, Desak Pencopotan Dirut PLN Usai Blackout Sumatera

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:49 WIB

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:19 WIB

RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:49 WIB

Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:32 WIB

Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah

Berita Terbaru