Herry Dahana: Persatuan Nasional Adalah Benteng Utama Menghadapi Gejolak Global

Erfan

- Penulis

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 14 Juni 2026 – Mantan Deputi Politik dan Strategi Wantannas RI Tahun 2022, Heribertus Dahana Resmiwara, menegaskan bahwa persatuan nasional merupakan benteng utama yang harus terus dijaga Indonesia dalam menghadapi berbagai gejolak global yang terjadi saat ini.

Menurut Herry Dahana, dunia sedang menghadapi berbagai tantangan yang saling berkaitan, mulai dari perlambatan ekonomi, konflik geopolitik, ketidakstabilan kawasan, ancaman keamanan siber, hingga meningkatnya penyebaran disinformasi yang dapat memengaruhi kehidupan sosial dan politik suatu negara.

“Kita hidup di era yang penuh dinamika dan ketidakpastian. Dalam kondisi seperti ini, kekuatan terbesar Indonesia bukan hanya sumber daya alam atau potensi ekonominya, tetapi kemampuan seluruh rakyat untuk tetap bersatu dan menjaga stabilitas nasional,” ujar Herry, Minggu (14/6).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa setiap tantangan global yang terjadi saat ini berpotensi memberikan dampak langsung maupun tidak langsung terhadap Indonesia. Oleh karena itu, bangsa Indonesia perlu memperkuat ketahanan nasional melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Menurut Herry, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai persoalan strategis yang muncul. Dukungan masyarakat, dunia usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dan generasi muda menjadi bagian penting dari upaya memperkuat daya tahan bangsa.

“Ketahanan nasional bukan hanya tanggung jawab negara, tetapi juga tanggung jawab seluruh warga bangsa. Ketika semua elemen memiliki semangat yang sama untuk menjaga Indonesia, maka berbagai tantangan akan lebih mudah dihadapi,” katanya.

Herry juga menekankan pentingnya membangun optimisme nasional di tengah berbagai narasi negatif yang berkembang di ruang publik. Menurutnya, masyarakat perlu melihat tantangan secara realistis, tetapi tetap memiliki keyakinan terhadap kemampuan bangsa dalam mengatasinya.

“Kita harus mampu membedakan antara sikap kritis dan sikap pesimistis. Kritik diperlukan dalam demokrasi, tetapi optimisme juga penting agar bangsa ini tetap memiliki energi untuk bergerak maju,” ujarnya.

Baca Juga:  Perkuat Konsolidasi Organisasi, Partai Buruh Resmi Lantik Pengurus Exco Pusat dan Badan Saksi Nasional 2026–2031

Selain itu, Herry mengingatkan bahwa perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara masyarakat menerima dan menyebarkan informasi. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan literasi digital dan membiasakan diri melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diterima.

“Perang informasi menjadi salah satu tantangan nyata pada era modern. Masyarakat harus menjadi konsumen informasi yang cerdas agar tidak mudah dipengaruhi oleh narasi yang menyesatkan atau memecah belah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Herry menilai bahwa keberhasilan Indonesia dalam mewujudkan berbagai agenda pembangunan jangka panjang sangat bergantung pada kemampuan bangsa menjaga stabilitas dan memperkuat rasa kebersamaan.

Ia mengajak seluruh kekuatan nasional untuk mengedepankan dialog, kerja sama, dan semangat gotong royong dalam menyelesaikan berbagai persoalan kebangsaan.

“Bangsa ini dibangun oleh semangat persatuan. Nilai itu harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya agar Indonesia tetap kuat menghadapi perubahan zaman,” katanya.

Herry optimistis Indonesia memiliki kemampuan besar untuk menjadi negara yang semakin maju dan berpengaruh di tingkat global apabila seluruh komponen bangsa mampu menjaga persatuan serta menempatkan kepentingan nasional sebagai prioritas utama.

“Persatuan adalah kekuatan strategis yang tidak dimiliki semua bangsa. Jika modal besar ini terus kita jaga, maka Indonesia akan mampu melewati berbagai tantangan dan melangkah menuju masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Radio Tak Mau Kalah di Era TikTok, Streaming Jadi Senjata Gaet Pendengar
Peringati Tiap Tahun G30S PKI, Ini Alasannya
FORKONAS PP DOB Desak Pemerintah Buka Moratorium Pemekaran Daerah
Tak Sekadar Rayakan HUT, Opsinews.co.id Ajak Yatim Piatu Liburan ke Dufan
Relawan Gibran Juara Deklarasikan Dukungan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029
BIKE Gandeng Perumda Pasar Jaya Kembangkan Pasar Minggu Jadi Kawasan TOD
Demi Menjaga Martabat Dunia Pendidikan, Jalih Pitoeng Ajak Masyarakat Hadiri Persidangan Dokter Tifa dan Roy Suryo
PETIR Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores, Dorong Respons Cepat Pemerintah

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Radio Tak Mau Kalah di Era TikTok, Streaming Jadi Senjata Gaet Pendengar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Peringati Tiap Tahun G30S PKI, Ini Alasannya

Selasa, 29 September 2026 - 12:14 WIB

FORKONAS PP DOB Desak Pemerintah Buka Moratorium Pemekaran Daerah

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Tak Sekadar Rayakan HUT, Opsinews.co.id Ajak Yatim Piatu Liburan ke Dufan

Rabu, 23 September 2026 - 16:21 WIB

Relawan Gibran Juara Deklarasikan Dukungan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029

Berita Terbaru

Berita

Mendung, Jadi Ruang Cerita Yura Yunita dan Idgitaf

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:44 WIB

Berita

Gemilang Run Night 2026 Di Kelapa Dua

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:52 WIB