KONAWE, 20, Agustus 2026— Konsorsium Pemuda dan Aktivis Konawe menggelar aksi demonstrasi dengan mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe. Dalam aksi tersebut, massa mendesak aparat penegak hukum untuk komitmen dengan surat yang di layangkan agar memanggil Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan kontraktor terkait dugaan pelaksanaan pekerjaan yang dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak.
Massa aksi menilai adanya pekerjaan yang diduga tidak memenuhi spesifikasi seperti yang di sampaikan kepala kejari konawe dalam suratnya bahwa kegiatan tersebut harus di hentikan karna atas dasar telah terjadi pelanggaran serius dari pihak CV.SINAR TIMU Sebagai pemenang dalam pekerjaan pembagunan pagar rumah penyimpanan benda sitaan negara (Rupbasan).Mereka meminta Kejari Konawe melakukan pemeriksaan dan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Muh.supril juga menilai kepala kejaksaan negeri konawe tidak komitmen dan tegas atas surat yang di layangkan terkait pemberhentian pembagunan pagar Rupbasan yang sampai hari ini masih terus berlanjut.
“Kami meminta Kejari Konawe tidak tinggal diam dan betul-betul mempertahankan surat yang di layangkan agar PPK dan kontraktor dipanggil untuk memberikan penjelasan terkait dugaan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi,” tegas muh.supril
Selain itu,abdi setiawan juga menilai bahwa ada dugaan pihak kejari konawe tidak dapat apa-apa dari pekerjaan pagar rumah penyimpanan benda sitaan negara (Rubasan) diduga tidak sesuai spesifikasi tersebut.
“Seharusnya dihentikan dulu sampai dilakukan pemeriksaan dan evaluasi oleh pihak yang berwenang ,Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pekerjaan yang menggunakan anggaran negara maupun daerah benar-benar dilaksanakan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis, serta ketentuan peraturan yang berlaku”ucap abdi setiawan
Kami juga ingin meminta kejari jangan masuk angin dalam persoalan in,bahwa hukum harus betul-betul di tegakkan tampan tebang pilih dan padang bulu.
Konsorsium Pemuda dan Aktivis Konawe menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kontrol sosial dan kepedulian terhadap transparansi serta akuntabilitas pelaksanaan proyek pemerintah secara profesional serta terbuka.
Konsorsium Pemuda dan Aktivis Konawe juga menyatakan komitmennya untuk terus mengawal persoalan tersebut hingga terdapat kejelasan mengenai kualitas dan kesesuaian pekerjaan dengan ketentuan yang tercantum dalam dokumen kontrak.
- Musda DPD Muna Barat Dipastikan Digelar 28 September 2026 Siap Dibuka Lansung Oleh Ketum KNPI DPD SULTRA Agus Salim Misman, SE - 28/08/2026
- LSM LIRA Konawe Soroti Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Anggaran Serta Tidak Mengikuti Juknis BGN, SPPT Ambekairi 1, Ambekairi 2, dan SPPT Polres Konawe - 26/08/2026
- Konsorsium Pemuda dan Aktivis konawe Demo DESAK POLRES KONAWE panggil PUPR KONAWE kontraktor dugaan material ilegal - 24/08/2026























