DuPont Pamerkan Teknologi Pemurnian Air dan Pemekatan Garam di Indo Water

FIka

- Penulis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita, JAKARTA – PT DuPont Specialty Products Indonesia memperkenalkan sejumlah teknologi pengolahan dan pemurnian air dalam ajang Indo Water. Salah satu teknologi yang menjadi perhatian adalah teknologi brine concentrating atau pemekatan garam.

Technical Service & Development Leader PT DuPont Specialty Products Indonesia, Pramudito Aji Wicaksono, mengatakan terdapat tiga teknologi utama yang diperkenalkan dalam pameran tersebut, yakni ultrafiltrasi, reverse osmosis (RO), dan ion exchange resin.

“Ketiga teknologi ini digunakan untuk proses pemurnian air. Di pameran Indo Water kali ini, fokus kami juga mempromosikan teknologi membran untuk brine concentrating atau pemekatan garam,” ujar Pramudito saat ditemui di pameran Indo Water.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Pramudito, teknologi pemekatan garam tersebut relevan dengan kebutuhan industri sekaligus upaya pemerintah mendorong peningkatan produksi garam dalam negeri.

Ia menjelaskan, sisa garam yang dihasilkan dari proses pemurnian air dapat diproses kembali sehingga menghasilkan garam dengan kualitas yang sesuai untuk berbagai kebutuhan industri.

“Selama ini industri kimia dan makanan-minuman masih impor garam. Pemerintah mendorong industri lokal memproduksi garam sendiri. Supaya menghasilkan garam berkualitas tinggi, dipakai teknologi seperti yang kami tawarkan,” katanya.

Punya pengalaman puluhan tahun

DuPont memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan teknologi pengolahan air. Teknologi ion exchange resin mulai dikomersialkan sejak dekade 1940-an, kemudian teknologi reverse osmosis pada dekade 1970-an.

Sementara itu, teknologi ultrafiltrasi mulai semakin banyak digunakan pada awal 2000-an.

Baca Juga:  Kritik Menkeu Picu Polemik, Handi Risza Ungkap Realitas Struktural Bank Syariah

Di Indonesia, bisnis pengolahan air DuPont mulai beroperasi sejak 2019. Sebelumnya, bisnis tersebut berada di bawah PT Dow Indonesia sebelum dilakukan restrukturisasi.

Pramudito mengatakan teknologi yang ditawarkan DuPont dapat menjadi bagian dari sistem pengolahan air yang lebih lengkap. Komponen filter pemurnian air yang ditawarkan memiliki kisaran harga Rp 5 juta hingga Rp 15 juta per elemen.

Komponen tersebut selanjutnya diintegrasikan dengan sistem yang mencakup pompa, perpipaan, hingga kelistrikan sesuai kebutuhan pengguna.

Dorong kesadaran pentingnya air

Keikutsertaan DuPont dalam Indo Water juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan teknologi pengelolaan air kepada pelaku industri dan masyarakat.

Pramudito menilai edukasi mengenai pengelolaan air penting karena proses menghasilkan air bersih membutuhkan teknologi dan tahapan yang tidak sederhana.

“Orang kadang menganggap remeh soal air, padahal air adalah sumber kehidupan. Pameran ini menambah wawasan bahwa membuat proses air bersih itu tidak mudah, sehingga orang makin menghargai pentingnya air,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ichsanuddin Noorsy: Ekonom Struktural Yang Tersisa (Bagian-2)
Ichsanuddin Noorsy: Ekonom Struktural Yang Tersisa (Bagian-1)
Masjid Jami Al-Fajri Pejaten Barat Terima Dukungan TJSL BRI untuk Pengembangan Fasilitas
PT WMS Perkuat Dukungan Industri Panas Bumi Lewat Teknologi Komponen Industri
SDI Perkuat Jasa Pengeboran Panas Bumi dan Migas di Indonesia
JO Timas-Rekin Garap Dua Proyek Geothermal, Buktikan Kemampuan Kontraktor Lokal
UGM Jajaki Pemanfaatan Panas Bumi untuk Pendingin Ruangan di Indonesia
Turbomack Indonesia Perkuat Pasar Pompa untuk Industri Migas dan Panas Bumi

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:31 WIB

Ichsanuddin Noorsy: Ekonom Struktural Yang Tersisa (Bagian-2)

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Ichsanuddin Noorsy: Ekonom Struktural Yang Tersisa (Bagian-1)

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Masjid Jami Al-Fajri Pejaten Barat Terima Dukungan TJSL BRI untuk Pengembangan Fasilitas

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:31 WIB

PT WMS Perkuat Dukungan Industri Panas Bumi Lewat Teknologi Komponen Industri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:12 WIB

SDI Perkuat Jasa Pengeboran Panas Bumi dan Migas di Indonesia

Berita Terbaru

Berita

Mendung, Jadi Ruang Cerita Yura Yunita dan Idgitaf

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:44 WIB

Berita

Gemilang Run Night 2026 Di Kelapa Dua

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:52 WIB