Kendati begitu, masih ada pula organisasi-organisasi yang belum tergerak hatinya untuk bersuara terkait kasus ini. Contohnya DEMA IAIN Kendari, sejak awal kasus ini bergulir belum ada narasi soliditas atau gerakan demonstrasi yang dilayangkan baik itu dari internal DEMA sendiri dan juga Dari individu sang Presiden mahasiswa.
Ian saputra yang merupakan ketua umum senat mahasiswa FASYA IAIN Kendari mengaku kecewa dengan sikap apatisme teman-teman dikelembagaan kampus
“Dari awal ini kasus dia muncul di permukaan, saya belum dapat ajakan untuk konsolidasi dari ketua Dema I IAIN KENDARI atau pun respon dari teman-teman lembaga kemahasiswaan. Lebih-lebih lagi Presma yang sampe sekarang belum ada rimbanya. Memangnya kita ini hanya mau jadi penonton saja kah? Atau memang mau bungkam?” Tegas Ian saputra
Tidak berhenti sampai disitu, pria yang sering disapa Ian ini juga menantang Presma IAIN Kendari untuk segera muncul ke publik dengan narasi yang kritis dan tajam terkait kasus tersebut. ” Sa rasa kita ini mahasiswa IAIN Kendari masih adaji presmanya, jadi tolong ikut andil juga dalam merasakan pahitnya kasus ini. Kalau nda mau bersuara mending bubarkan saja itu DEMA dan kita konsolidasi mandiri” ujar Ian
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
- Mahasiswa IAIN Kendari hanya menjadi penonton layar lebar dalam kasus Andrie yunus, Dimana Presma?? - 18/04/2026
- PB HAM SULTRA Desak Kementerian PUPR RI Copot Kepala BWS IV Kendari dan Satker OP Terkait Dugaan Korupsi Irigasi Konawe T.A 2025 - 17/04/2026
- HMKSI Guncang Dugaan Pelecehan di IAI Rawa Aopa: Hentikan Budaya Tutup Mulut, Hukum Harus Jalan! - 17/04/2026
Halaman : 1 2





















