Mahasiswa IAIN Kendari hanya menjadi penonton layar lebar dalam kasus Andrie yunus, Dimana Presma??

Apandi Tondowatu

- Penulis

Sabtu, 18 April 2026 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendari, 18 April 2026 – Baru-baru ini publik dihebohkan dengan kasus penyiraman air keras kepada Andrie yunus yang kemudian mengakibatkan luka bakar sekitar 24% pada tubuhnya akibat reaksi inflamasi dari cairan keras yang mengenai kulit.

Andrie yunus sendiri adalah seorang pengacara dan aktivis hak asasi manusia berkebangsaan Indonesia. Ia dikenal sebagai Wakil Koordinator Bidang Eksternal di Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

Kasus yang terjadi pada Andrie yunus ini memicu beragam reaksi publik. Mulai dari para aktivis ham, pakar hukum, Organisasi Cipayung, dan Bem Bem kampus yang berada diseluruh wilayah Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di wilayah Sulawesi tenggara sendiri, sudah ada beberapa Organisasi Cipayung dan BEM kampus yang menyuarakan persoalan kasus penyiraman air keras yang dialami oleh Andrie yunus ini. Hal ini menunjukan bahwa luka yang dialami oleh wakil koordinator kontras ini merupakan luka kita semua.

Kendati begitu, masih ada pula organisasi-organisasi yang belum tergerak hatinya untuk bersuara terkait kasus ini. Contohnya DEMA IAIN Kendari, sejak awal kasus ini bergulir belum ada narasi soliditas atau gerakan demonstrasi yang dilayangkan baik itu dari internal DEMA sendiri dan juga Dari individu sang Presiden mahasiswa.

Ian saputra yang merupakan ketua umum senat mahasiswa FASYA IAIN Kendari mengaku kecewa dengan sikap apatisme teman-teman dikelembagaan kampus
“Dari awal ini kasus dia muncul di permukaan, saya belum dapat ajakan untuk konsolidasi dari ketua Dema I IAIN KENDARI atau pun respon dari teman-teman lembaga kemahasiswaan. Lebih-lebih lagi Presma yang sampe sekarang belum ada rimbanya. Memangnya kita ini hanya mau jadi penonton saja kah? Atau memang mau bungkam?” Tegas Ian saputra

Baca Juga:  Ketua Umum MIO Indonesia Kecam Wartawan Dicekik di Ciracas

Tidak berhenti sampai disitu, pria yang sering disapa Ian ini juga menantang Presma IAIN Kendari untuk segera muncul ke publik dengan narasi yang kritis dan tajam terkait kasus tersebut. ” Sa rasa kita ini mahasiswa IAIN Kendari masih adaji presmanya, jadi tolong ikut andil juga dalam merasakan pahitnya kasus ini. Kalau nda mau bersuara mending bubarkan saja itu DEMA dan kita konsolidasi mandiri” ujar Ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trend Hotspot Turun, Menhut Raja Antoni : Ketegasan Presiden Prabowo Dorong Penanganan Karhutla
Garmin x PBESI Hadirkan “Real-Life Buff” untuk Tingkatkan Kesiapan Timnas Esports Menuju Asian Games 2026
Kemacetan di Sisi Tol Kembang Kerep Dikeluhkan Pengguna Jalan Wali Kota Jakbar Diminta Turun Tangan
Cafe Andrews Party Bantah Sediakan Sajam, Penyerangan Dua Security Dilaporkan ke Polisi
Menhut Raja Antoni: Penegakan Hukum Karhutla Tak Pandang Bulu, 6 Perusahaan Kalimantan Disanksi
Menhut Raja Antoni September Puncak Karhutla, Sebulan Ini Battleground Kita
Hotspot Karhutla Menurun, Menhut Raja Antoni Wanti-wanti Fire Spot Bisa Kembali
Sambangi ABK di Pelabuhan Muara Angke,Unit Binmas Polsek Kawasan Sunda Kelapa Sampaikan Pesan Kamtibmas

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:56 WIB

Trend Hotspot Turun, Menhut Raja Antoni : Ketegasan Presiden Prabowo Dorong Penanganan Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 12:44 WIB

Garmin x PBESI Hadirkan “Real-Life Buff” untuk Tingkatkan Kesiapan Timnas Esports Menuju Asian Games 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:41 WIB

Cafe Andrews Party Bantah Sediakan Sajam, Penyerangan Dua Security Dilaporkan ke Polisi

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:13 WIB

Menhut Raja Antoni: Penegakan Hukum Karhutla Tak Pandang Bulu, 6 Perusahaan Kalimantan Disanksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:11 WIB

Menhut Raja Antoni September Puncak Karhutla, Sebulan Ini Battleground Kita

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Dugaan Korupsi Pajak PT Adaro, FORMASI Desak KPK Segera Periksa Boy Thohir

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:03 WIB