HMKSI Guncang Dugaan Pelecehan di IAI Rawa Aopa: Hentikan Budaya Tutup Mulut, Hukum Harus Jalan!

Apandi Tondowatu

- Penulis

Jumat, 17 April 2026 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konawe Selatan, 17 April 2026 – Himpunan Mahasiswa Konawe Selatan (HMKSI) dengan tegas mengecam dugaan pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan akademik IAI Rawa Aopa. Peristiwa ini bukan hanya pelanggaran moral, tetapi juga mencerminkan kegagalan institusi pendidikan dalam menjamin ruang aman bagi mahasiswa. Kampus yang seharusnya menjadi tempat menimba ilmu justru tercoreng sebagai ruang yang memungkinkan terjadinya kekerasan.

HMKSI menilai bahwa upaya penyelesaian secara “kekeluargaan” dalam kasus seperti ini merupakan kemunduran cara berpikir dan berpotensi menjadi alat perlindungan bagi pelaku. Narasi “damai” kerap dijadikan kedok untuk membungkam korban serta menyelamatkan citra institusi. Praktik semacam ini tidak dapat ditoleransi.

Wakil Ketua Umum HMKSI, Muh. Beni Saputra, menegaskan:
“Perempuan harus berani bersuara, terlebih sebagai mahasiswa. Tidak ada alasan untuk diam. Setiap upaya membungkam korban adalah bentuk kekerasan baru. Kampus bukan tempat melindungi pelaku, dan siapa pun yang mencoba menutupi kasus ini sama saja berdiri di sisi ketidakadilan.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

HMKSI melihat adanya pola berulang dalam penanganan kasus kekerasan seksual: korban ditekan untuk diam, kasus diarahkan ke jalur kekeluargaan, dan publik disuguhi klarifikasi yang tidak transparan. Ini bukan penyelesaian, melainkan bentuk pembusukan sistemik dalam dunia pendidikan.

Baca Juga:  Malam Ke-15 Ramadhan, Pos Pantau Blok F Pasar Tanah Abang Perkuat Sinergitas Polisi dan Warga

HMKSI menegaskan bahwa dugaan tindak pidana tidak dapat diselesaikan melalui mekanisme tertutup. Jika terdapat perbuatan melanggar hukum, maka satu-satunya jalan adalah proses hukum yang terbuka, tegas, dan tanpa kompromi. Tidak boleh ada kekuasaan, jabatan, atau nama besar yang menjadi tameng bagi pelaku.

Sebagai bentuk komitmen, HMKSI secara resmi membuka pos pengaduan bagi siapa pun yang pernah menjadi korban pelecehan, baik verbal maupun nonverbal. Kami memastikan setiap laporan akan ditangani secara serius dan identitas korban dilindungi sepenuhnya. Tidak boleh ada lagi rasa takut untuk bersuara—diam bukan lagi pilihan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Polri di Minta Periksa Kepala Syahbandar Konut, Dalam Kasus PT. Masempo Dalle
TNI Perkuat Pengamanan di PT Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan
Pemilik Merek CHOPE Indonesia Pernah Laporkan Perusahaan Singapura ke Polda Metro Jaya
Cooling System Malam Hari, Polisi Ajak Warga Kampung Rawa Jaga Lingkungan Tetap Kondusif
Malam Hari Disambangi Polisi, Satkamling RW 05 Kampung Rawa Diperkuat Jaga Kamtibmas
Panglima TNI Apresiasi Dharma Pertiwi pada HUT ke-62: Perkuat Peran Keluarga Menuju Indonesia Maju
Tongkang Hilang, Tersangka Tak Ditahan, Mahasiswa Desak Bareskrim Segera Tahan Anton Timbang
Made Hiroki Tegaskan Hak Imunitas Anggota DPD RI Bukan Berarti Kebal Hukum

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:56 WIB

HMKSI Guncang Dugaan Pelecehan di IAI Rawa Aopa: Hentikan Budaya Tutup Mulut, Hukum Harus Jalan!

Jumat, 17 April 2026 - 18:27 WIB

Bareskrim Polri di Minta Periksa Kepala Syahbandar Konut, Dalam Kasus PT. Masempo Dalle

Jumat, 17 April 2026 - 18:07 WIB

TNI Perkuat Pengamanan di PT Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Jumat, 17 April 2026 - 13:25 WIB

Pemilik Merek CHOPE Indonesia Pernah Laporkan Perusahaan Singapura ke Polda Metro Jaya

Jumat, 17 April 2026 - 06:38 WIB

Malam Hari Disambangi Polisi, Satkamling RW 05 Kampung Rawa Diperkuat Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru