Detikberita, Jakarta – PT Topindo Solusi Komunika Tbk (BEI: TOSK) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ekosistem layanan digital nasional melalui pengembangan platform Topindoku dan diversifikasi produk digital. Hal tersebut disampaikan dalam Paparan Publik (Public Expose/Pubex) perseroan yang digelar di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026).
Dalam pemaparannya, manajemen menjelaskan bahwa sepanjang tahun buku 2025 perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp1,75 triliun. Angka tersebut mengalami penurunan 23,2 persen dibandingkan pendapatan tahun 2024 yang mencapai Rp2,28 triliun.
Sementara itu, laba bersih perseroan tercatat sebesar Rp5,7 miliar atau turun 14,9 persen dibandingkan laba bersih tahun sebelumnya sebesar Rp6,7 miliar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski menghadapi tekanan pada sisi pendapatan dan profitabilitas, perseroan tetap mencatatkan fundamental keuangan yang solid dengan total aset mencapai Rp194,7 miliar dan total ekuitas sebesar Rp161,5 miliar pada akhir 2025.
Direktur Utama PT Topindo Solusi Komunika Tbk, Seiko Manito, mengatakan bahwa dinamika industri digital yang semakin kompetitif menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku usaha. Namun demikian, perseroan tetap optimistis terhadap prospek bisnis jangka panjang.
“Kami melihat transformasi digital masyarakat Indonesia masih terus berkembang. Oleh karena itu, fokus kami tidak hanya pada pertumbuhan volume transaksi, tetapi juga pada penguatan ekosistem layanan digital yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan mitra usaha,” ujar Seiko Manito.
Menurutnya, Topindoku yang sebelumnya dikenal sebagai TopindoPay akan terus dikembangkan sebagai platform layanan digital yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pembelian pulsa, paket data, token listrik, voucher gim, hingga pembayaran berbagai tagihan.
Seiko menambahkan bahwa perseroan juga terus memperluas jaringan distribusi dan memperkuat kolaborasi strategis dengan berbagai mitra guna meningkatkan daya saing perusahaan di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin digital.
“Kami percaya bahwa inovasi yang berkelanjutan, efisiensi operasional, serta penguatan jaringan bisnis akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan perseroan di masa mendatang,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur sekaligus Chief Financial Officer (CFO) dan Corporate Secretary PT Topindo Solusi Komunika Tbk, Mutsabbit Firas, menjelaskan bahwa perusahaan terus menjaga kesehatan keuangan melalui pengelolaan modal kerja yang disiplin dan strategi efisiensi di berbagai lini operasional.
“Penyesuaian strategi bisnis yang kami lakukan sepanjang 2025 bertujuan untuk menjaga kualitas pertumbuhan perusahaan. Kami tetap fokus pada efisiensi, optimalisasi biaya operasional, serta pengembangan layanan yang memiliki potensi margin lebih baik ke depan,” ujar Mutsabbit Firas.
Ia menambahkan bahwa kondisi ekuitas yang kuat menjadi salah satu modal penting bagi perseroan untuk menjalankan berbagai agenda pengembangan usaha pada tahun-tahun mendatang.
Sebagai perusahaan teknologi yang resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 7 Februari 2024, PT Topindo Solusi Komunika Tbk terus berupaya memperkuat posisinya sebagai salah satu penyedia layanan digital nasional yang mendukung inklusi keuangan dan transformasi digital masyarakat Indonesia.
Ke depan, perseroan menargetkan peningkatan kualitas layanan, pengembangan fitur-fitur baru pada platform Topindoku, serta perluasan basis pengguna untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.


























