KNPI Bombana Kecam Dugaan Tindakan Represif Kapolres Saat Pengamanan Aksi Mahasiswa

Apandi Tondowatu

- Penulis

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bombana – Ketua Caretaker KNPI Bombana, Aksan Setiawan, mengecam dugaan tindakan represif dan arogansi yang dilakukan Kapolres Bombana saat melakukan pengamanan aksi demonstrasi mahasiswa di Kabupaten Bombana.

‎Menurut Aksan Setiawan, mahasiswa yang turun ke jalan sedang menyampaikan aspirasi dan kritik sebagai bagian dari hak demokratis yang dijamin oleh konstitusi. Karena itu, aparat kepolisian dinilai seharusnya mengedepankan pendekatan yang persuasif, edukatif, dan humanis dalam mengawal jalannya aksi.

‎”Apapun alasannya, tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan, terlebih jika dilakukan oleh seorang pejabat publik yang memiliki tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pengamanan aksi harus dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Aksan Setiawan dalam keterangannya.

‎Ia menyayangkan dugaan tindakan yang terjadi saat pengamanan demonstrasi mahasiswa tersebut. Menurutnya, Polri sebagai institusi yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat harus mampu menjaga hubungan yang harmonis dengan warga, termasuk kalangan mahasiswa yang menyampaikan aspirasi secara terbuka.

Lebih lanjut, KNPI Bombana menegaskan bahwa setiap bentuk pengamanan aksi unjuk rasa harus tetap menghormati hak warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

‎Atas dasar itu, KNPI Bombana meminta Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kapolres Bombana. Selain itu, pihaknya juga mendesak agar dilakukan pemeriksaan apabila ditemukan adanya pelanggaran prosedur dalam pengamanan aksi tersebut.

Baca Juga:  Kedaulatan Ekonomi: Antara Diplomasi Global dan Kekuatan dari Dalam

“Kami meminta Bapak Kapolda Sulawesi Tenggara untuk melakukan evaluasi terhadap Kapolres Bombana. Kami juga meminta Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., agar memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini dan mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Aksan.

‎KNPI Bombana berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi dan hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat, khususnya mahasiswa, dapat terjalin dengan baik melalui pendekatan dialogis serta penghormatan terhadap nilai-nilai demokrasi dan hak asasi manusia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas
KOWANI Tegaskan KLB yang Mengatasnamakan Organisasi Tidak Memiliki Dasar Konstitusional
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Bidik 6 Juta Pengunjung
ISMAHI Tegaskan Komitmen Kawal Pemerintahan Secara Kritis Sambil Menjaga Stabilitas Negara
Noel Akui Kesalahan dan Menyesal
Ketum PADI Prihatin OTT KPK di IMIPAS Serukan Gerakan SaveIMIPAS
Demi Hukum dan Rakyat, Pemerintah Diminta Tak Ragu Cabut Perizinan PT. WIN di Konsel.
Demi Hukum dan Rakyat, Pemerintah Diminta Tak Ragu Cabut Perizinan PT. WIN di Konsel

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:49 WIB

Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:39 WIB

KNPI Bombana Kecam Dugaan Tindakan Represif Kapolres Saat Pengamanan Aksi Mahasiswa

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:53 WIB

KOWANI Tegaskan KLB yang Mengatasnamakan Organisasi Tidak Memiliki Dasar Konstitusional

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:59 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Bidik 6 Juta Pengunjung

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:06 WIB

Noel Akui Kesalahan dan Menyesal

Berita Terbaru

Berita

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Bidik 6 Juta Pengunjung

Kamis, 4 Jun 2026 - 23:59 WIB