Terkait Kasus Tambang Pasir Ilegal, Ampuh Desak Polda Sultra Periksa Kades Puusangi

Apandi Tondowatu

- Penulis

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mengungkap adanya dugaan penambangan pasir secara ilegal di sepanjang bantaran Sungai Konaweeha, di Desa Puusangi, Kec. Anggalo Moare, Kab. Konawe.

Ampuh mengungkap bahwa praktik PETI tersebut telah lama berlangsung, namun belum ada penindakan dari aparat penegak hukum (APH).

Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo mengatakan, bahwa praktik penambangan pasir secara ilegal di wilayah Desa Puusangi, Kec. Anggalomoare, Kab. Konawe tidak terlepas dari peran aparat desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami minta agar Polda Sultra segera memanggil dan memeriksa Kades Puusangi yang kami duga turut serta terlubat dalam praktik PETI tersebur”. Ucap Hendro kepasa media ini, Selasa, (16/6/26).

Tidak hanya Kepala Desa Puusangi, tapi Hendro menduga ada keterlibatan oknum aparat dalam penambangan pasir ilegal tersebut.

“Hasil penelusuran kami, ternyata ada oknum aparat yang terlibat, sehingga Kades Puusangi ini merasa kuat karena secara tidak langaung mendapatkan backingan. Makanya kegiatan tersebut terus berjalan tanpa ada penindakan”. Bebernya

Oleh sebab itu, pihaknya meminta kepada Tipidter Polda Sultra untuk turun ke lapangan melakukan penyegelan serta menangkap pihak-pihak yang terlibat tanpa memandang status mereka.

Baca Juga:  Pos Pantau Ramadhan Polsek Cempaka Putih, Wujud Kepedulian Polisi Jaga Lingkungan Tetap Kondusif

“Kami minta kegiatan penambangan pasir ilegal di sepanhang bantaran sungai Konaweeha tepatnya di Desa Puusangi segera di segel oleh Polda Sultra serta semua pihak yang terlibat untuk di proses hukum sesuai aturan yang berlaku”. Tegasnya

Pihaknya juga mengatakan, akan melayangkan laporan resmi perihal kasus tersebut, serta pihaknya juga akan melayangkan laporan kepada Propam Polda Sultra dan Denpom Kendari terkait adanya oknum aparat yang terlibat.

“Kami sudah kantongi pihak-pihak yang terlibat. Motifnya aparat-aparat tersebut termaksud oknum Kepala Desa menggunakan masyarakat sebagai tameng. Jadi seolah-olah yang menambang itu adalah masyarakat”. Tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PUSKLIK-SULTRA Nilai Klarifikasi PT PUP Belum Menjawab Pokok Persoalan
Jalih Pitoeng Siap Hadapi Laporan LBH Dewan Adat Bamus Betawi, Tantang Uji Fakta di Pengadilan
Khitanan Massal 100 Anak Warnai Bakti Sosial DPP AdNI di Sunggal
Jaga Kebersihan, Wrga RT.06 RW.07 Sunter Agung Konsisten laksanakan Kerja Bhakti
HKTI Jawa Barat Punya Nahkoda Baru, Buky Wibawa Siap Kawal Petani Hadapi Tantangan Zaman
Sapto Wibowo Tempuh Jalur Hukum Usai Nama Waketum Dewan Adat Bamus Betawi Resmi Adukan Jali Pitung ke Polisi.
SMC Dorong KPK dan PPATK Usut Dugaan Pencucian Uang Pejabat Pemkab Kolaka
Dugaan Percaloan SIM Muncul di Satpas Polrestabes Medan

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:48 WIB

PUSKLIK-SULTRA Nilai Klarifikasi PT PUP Belum Menjawab Pokok Persoalan

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:28 WIB

Terkait Kasus Tambang Pasir Ilegal, Ampuh Desak Polda Sultra Periksa Kades Puusangi

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:24 WIB

Jalih Pitoeng Siap Hadapi Laporan LBH Dewan Adat Bamus Betawi, Tantang Uji Fakta di Pengadilan

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:23 WIB

Khitanan Massal 100 Anak Warnai Bakti Sosial DPP AdNI di Sunggal

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:13 WIB

HKTI Jawa Barat Punya Nahkoda Baru, Buky Wibawa Siap Kawal Petani Hadapi Tantangan Zaman

Berita Terbaru