ASAHAN, SUMATERA UTARA, DETIKBERITA.CO.ID –
Dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama dilaporkan terjadi di area eks HGU Kuala Piasa Estate, Desa Padang Sari, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Peristiwa tersebut disebut melibatkan puluhan hingga ratusan orang yang diduga merupakan karyawan PT BSP. Berdasarkan keterangan warga di lokasi, rombongan datang ke lahan yang diperkirakan seluas sekitar 366 hektare pada siang hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seorang warga yang berada di lokasi mengatakan bahwa pada awalnya tidak terjadi benturan antara kedua pihak.
“Awalnya situasi biasa saja. Mereka datang ramai-ramai ke lokasi lahan, tapi belum ada keributan,” ujar seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Ketegangan mulai meningkat menjelang pukul 13.00 WIB setelah terjadi percakapan yang memicu adu argumen antara rombongan yang datang dengan warga yang berada di lokasi.
Beberapa saksi menyebut rombongan tersebut diduga dipimpin oleh seorang manajer keamanan perusahaan bernama Yudha Endrico serta seorang purnawirawan yang disebut bernama Muslim Saragih. Hingga berita ini disusun, pihak yang disebutkan belum memberikan keterangan resmi.
Dugaan Perusakan dan Pemukulan
Situasi semakin memanas ketika sebuah papan plang yang disebut milik warga setempat dirusak. Tindakan tersebut dinilai warga sebagai bentuk perusakan terhadap barang milik masyarakat.
“Plang milik warga tiba-tiba dirobohkan. Dari situ suasana mulai panas,” kata seorang saksi di lokasi.
Keributan kemudian terjadi. Seorang warga bernama Dani yang disebut berusaha melerai justru dilaporkan menjadi korban pemukulan oleh sejumlah orang.
Halaman : 1 2 Selanjutnya





















