Kedaulatan Ekonomi: Antara Diplomasi Global dan Kekuatan dari Dalam

Kedaulatan Ekonomi Indonesia di Tengah Ketergantungan Global

Alam Massiri

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. DR. Ir. Nandan Limakrisna, MM

i

Prof. DR. Ir. Nandan Limakrisna, MM

Oleh: Nandan Limakrisna*)

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya kunjungan luar negeri untuk mengamankan pasokan energi mencerminkan realitas geopolitik yang tidak bisa dihindari. Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, terutama terkait energi dan rantai pasok, langkah diplomasi ekonomi memang menjadi bagian penting dari strategi negara.

Tidak dapat dipungkiri, dalam sistem ekonomi global saat ini, banyak negara masih saling bergantung. Energi, pangan, dan teknologi menjadi komoditas strategis yang ketersediaannya sering kali ditentukan oleh dinamika internasional. Dalam konteks ini, upaya pemerintah untuk menjalin kerja sama dengan negara lain merupakan langkah yang rasional dan diperlukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, di balik strategi eksternal tersebut, terdapat pertanyaan mendasar yang perlu dijawab secara jujur: sampai kapan Indonesia akan terus bergantung pada pihak luar untuk memenuhi kebutuhan strategisnya?

Sejarah ekonomi menunjukkan bahwa ketergantungan yang terlalu besar terhadap faktor eksternal dapat menjadi sumber kerentanan. Fluktuasi harga energi, konflik geopolitik, dan gangguan rantai pasok global dapat dengan cepat memengaruhi stabilitas ekonomi domestik. Dalam kondisi seperti ini, negara yang memiliki fondasi ekonomi internal yang kuat akan lebih mampu bertahan dibandingkan negara yang bergantung pada pasokan dari luar.

Oleh karena itu, diplomasi ekonomi harus diimbangi dengan pembangunan kedaulatan ekonomi dari dalam negeri. Kedaulatan ekonomi bukan berarti menutup diri dari dunia internasional, melainkan membangun kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar secara mandiri, serta memiliki sistem ekonomi domestik yang kuat dan berkelanjutan.

Indonesia sebenarnya memiliki modal yang sangat besar untuk mewujudkan hal tersebut. Dengan jumlah penduduk yang besar, sumber daya alam yang melimpah, serta jutaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Indonesia memiliki potensi untuk membangun sistem ekonomi yang bertumpu pada kekuatan rakyatnya sendiri.

Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya terorganisasi dalam satu sistem yang terintegrasi. Banyak pelaku usaha masih berjalan sendiri-sendiri, tanpa jaringan yang mampu memperkuat posisi mereka dalam pasar. Akibatnya, ekonomi domestik belum memiliki daya tahan yang optimal terhadap guncangan eksternal.

Baca Juga:  Pedoman Iklan dan Konten Bersponsor (Native Advertising): Menjaga Batas Tegas antara Informasi dan Promosi

Dalam konteks ini, diperlukan pendekatan yang mampu mengintegrasikan berbagai elemen ekonomi masyarakat. Salah satu pendekatan yang dapat dikembangkan adalah Snowball Business Model (SBM), yaitu model ekonomi berbasis komunitas yang menekankan peran masyarakat sebagai produsen, konsumen, dan promotor dalam satu ekosistem.

Melalui pendekatan ini, aktivitas ekonomi tidak lagi terfragmentasi, tetapi saling terhubung dalam jaringan yang memperkuat satu sama lain. Produk yang dihasilkan oleh masyarakat diserap oleh pasar domestik yang sama, kemudian berkembang ke pasar yang lebih luas. Dengan demikian, tercipta siklus ekonomi yang berputar di dalam negeri secara berkelanjutan.

Jika sistem seperti ini dapat dibangun secara luas, maka ketahanan ekonomi Indonesia akan meningkat secara signifikan. Ketergantungan terhadap pasokan luar negeri dapat dikurangi, dan posisi Indonesia dalam percaturan global menjadi lebih kuat.

Diplomasi ekonomi tetap diperlukan, tetapi harus didukung oleh kekuatan internal yang kokoh. Tanpa fondasi ekonomi domestik yang kuat, diplomasi hanya akan menjadi upaya jangka pendek untuk menutup celah ketergantungan.

Sebaliknya, jika kedaulatan ekonomi rakyat dapat terwujud, Indonesia tidak hanya mampu bertahan dalam menghadapi gejolak global, tetapi juga dapat mengambil peran yang lebih besar dalam menentukan arah ekonomi dunia.

Pada akhirnya, kekuatan sebuah negara tidak hanya ditentukan oleh kemampuannya menjalin hubungan dengan pihak luar, tetapi oleh kemampuannya membangun kekuatan dari dalam.


Alam Massiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

INTELIX GLOBAL CROSSING GROUP Momentum Hari Jadi ke-25, Intelix Group Perkuat Fondasi Menuju IPO 2027
Anggota DPD RI Bali Dilaporkan soal Hoaks MBG, Unggahan Media Sosial Dipersoalkan
POSKOHAM Bongkar Dokumen Direksi, SCM Diduga Biang Degradasi dan Kriminalisasi
Rumah Besar Aktivis Hadir untuk Menyatukan Keberanian, Integritas, dan Kesungguhan Perjuangan dalam Mengawal Kepentingan Rakyat
Strong Point Sore di TL Rawasari, Polisi Jaga Kelancaran Lalu Lintas dan Cegah Kejahatan Jalanan
Polsek Cempaka Putih Hadir di Tengah Masyarakat, Amankan Arus Lalu Lintas Sore Hari
Polsek Cempaka Putih Intensifkan Patroli Dini Hari, Cegah Balap Liar dan Tawuran
Bhabinkamtibmas Sambangi Hotel DoubleTree, Perkuat Kewaspadaan Keamanan di Kawasan Menteng

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 00:11 WIB

INTELIX GLOBAL CROSSING GROUP Momentum Hari Jadi ke-25, Intelix Group Perkuat Fondasi Menuju IPO 2027

Kamis, 9 April 2026 - 22:11 WIB

Anggota DPD RI Bali Dilaporkan soal Hoaks MBG, Unggahan Media Sosial Dipersoalkan

Kamis, 9 April 2026 - 21:18 WIB

Kedaulatan Ekonomi: Antara Diplomasi Global dan Kekuatan dari Dalam

Kamis, 9 April 2026 - 19:10 WIB

POSKOHAM Bongkar Dokumen Direksi, SCM Diduga Biang Degradasi dan Kriminalisasi

Kamis, 9 April 2026 - 16:00 WIB

Rumah Besar Aktivis Hadir untuk Menyatukan Keberanian, Integritas, dan Kesungguhan Perjuangan dalam Mengawal Kepentingan Rakyat

Berita Terbaru