Lubang Maut Tambang Ilegal Di Bombana Kembali Telan Korban, 2 Tewas Tertimbun dan 2 Luka Berat

Apandi Tondowatu

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubang maut itu kembali menelan korban. Di tengah pembiaran yang seolah menjadi pola, aktivitas tambang emas ilegal di SP 9, Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, lagi-lagi berubah menjadi kuburan hidup bagi para penambang, Senin (6/4/2026).

Longsor di dalam lubang galian tradisional bukan sekadar kecelakaan—ini adalah tragedi yang berulang, dengan satu korban meninggal dunia, satu kritis, satu luka berat, dan satu lainnya hingga kini masih tertimbun tanpa kepastian nasib.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, para penambang masuk ke dalam lubang sekitar pukul 15.00 WITA, menggali emas dengan peralatan sederhana—tanpa standar keselamatan, tanpa pengawasan, dan tanpa perlindungan. Dua jam berselang, sekitar pukul 17.00 WITA, tanah di sekitar lubang ambruk, menutup akses keluar dan mengubur mereka hidup-hidup.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertanyaannya adalah, kemana Aparat Penegak Hukum? Mengapa masyarakat masih berani melakukan penambangan ilegal? Apa mungkin dibalik penambangan ilegal tersebut justru ada keterlibatan aparat yang sedang mencari untung dengan mengorbankan masyarakat.

Terlebih lagi, peralatan yang digunakan oleh para penambang ilegal itu bukanlah peralatan sederhana melainkan menggunakan mesin diesel dongpeng yang nota benenya merupakan peralatan yang mahal. Sehingga tidak salah jika muncul asumsi bahwa penambangan ilegal tersebut telah di rencanakan secara terstruktur, sistematis dan masif dengan mendapat backingan aparat.

Baca Juga:  MAKI Kritik KPK Soal Pengalihan Penahanan Yaqut

Jeritan panik pecah di lokasi. Namun yang lebih memprihatinkan, evakuasi hanya mengandalkan tenaga warga dengan alat seadanya. Tidak ada respons cepat, tidak ada alat berat, tidak ada sistem tanggap darurat yang layak.

Hingga pukul 23.00 WITA, satu korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Sementara korban lain masih terjebak di antara tanah dan bebatuan, menunggu nasib di tengah gelap dan minimnya upaya penyelamatan profesional.

Sumber di lapangan mengungkapkan, proses evakuasi berjalan lambat dan penuh keterbatasan.
“Masih ada yang tertimbun, kami hanya bisa gali manual,” ujarnya lirih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Ombudsman RI Tersandung Kasus Suap Rp1,5 Miliar
Personel Kodim 1710/Mimika Berpartisipasi Aktif dalam Seleksi Paskibraka 2026
Warga Distrik Kembru Jadi Korban Penembakan TPNPB-OPM, TNI Siaga Berikan Perlindungan dan Bantu Evakuasi
Tim Hukum Dan Ketua Yayasan IAI Rawa Aopa Bantah Tuduhan Dugaan Pelecehan Seksual
Danlanal Bengkulu Lepas CasisTNI AL Gelombang II 2026 Menuju Padang, Siap Tempuh Seleksi Lanjutan
Danlanal Sibolga Kukuhkan Kenaikan Pangkat 18 Personel Lanal Sibolga
Made Hiroki Dorong Percepatan PSEL Suwung, Tawarkan Teknologi Jepang Tanpa Asap
BRI KC Jakarta Rasuna Said Kolaborasi Optimalkan Akusisi Produk Melalui Gala Premier Film “Pelangi di Mars” di Epicentrum XXI

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:54 WIB

Ketua Ombudsman RI Tersandung Kasus Suap Rp1,5 Miliar

Kamis, 16 April 2026 - 12:21 WIB

Personel Kodim 1710/Mimika Berpartisipasi Aktif dalam Seleksi Paskibraka 2026

Rabu, 15 April 2026 - 15:25 WIB

Warga Distrik Kembru Jadi Korban Penembakan TPNPB-OPM, TNI Siaga Berikan Perlindungan dan Bantu Evakuasi

Rabu, 15 April 2026 - 11:42 WIB

Danlanal Bengkulu Lepas CasisTNI AL Gelombang II 2026 Menuju Padang, Siap Tempuh Seleksi Lanjutan

Rabu, 15 April 2026 - 10:27 WIB

Danlanal Sibolga Kukuhkan Kenaikan Pangkat 18 Personel Lanal Sibolga

Berita Terbaru

Berita

Ketua Ombudsman RI Tersandung Kasus Suap Rp1,5 Miliar

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:54 WIB