Kendari, 18 April 2026 – Baru-baru ini publik dihebohkan dengan kasus penyiraman air keras kepada Andrie yunus yang kemudian mengakibatkan luka bakar sekitar 24% pada tubuhnya akibat reaksi inflamasi dari cairan keras yang mengenai kulit.
Andrie yunus sendiri adalah seorang pengacara dan aktivis hak asasi manusia berkebangsaan Indonesia. Ia dikenal sebagai Wakil Koordinator Bidang Eksternal di Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).
Kasus yang terjadi pada Andrie yunus ini memicu beragam reaksi publik. Mulai dari para aktivis ham, pakar hukum, Organisasi Cipayung, dan Bem Bem kampus yang berada diseluruh wilayah Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di wilayah Sulawesi tenggara sendiri, sudah ada beberapa Organisasi Cipayung dan BEM kampus yang menyuarakan persoalan kasus penyiraman air keras yang dialami oleh Andrie yunus ini. Hal ini menunjukan bahwa luka yang dialami oleh wakil koordinator kontras ini merupakan luka kita semua.
Kendati begitu, masih ada pula organisasi-organisasi yang belum tergerak hatinya untuk bersuara terkait kasus ini. Contohnya DEMA IAIN Kendari, sejak awal kasus ini bergulir belum ada narasi soliditas atau gerakan demonstrasi yang dilayangkan baik itu dari internal DEMA sendiri dan juga Dari individu sang Presiden mahasiswa.
Ian saputra yang merupakan ketua umum senat mahasiswa FASYA IAIN Kendari mengaku kecewa dengan sikap apatisme teman-teman dikelembagaan kampus
“Dari awal ini kasus dia muncul di permukaan, saya belum dapat ajakan untuk konsolidasi dari ketua Dema I IAIN KENDARI atau pun respon dari teman-teman lembaga kemahasiswaan. Lebih-lebih lagi Presma yang sampe sekarang belum ada rimbanya. Memangnya kita ini hanya mau jadi penonton saja kah? Atau memang mau bungkam?” Tegas Ian saputra
Tidak berhenti sampai disitu, pria yang sering disapa Ian ini juga menantang Presma IAIN Kendari untuk segera muncul ke publik dengan narasi yang kritis dan tajam terkait kasus tersebut. ” Sa rasa kita ini mahasiswa IAIN Kendari masih adaji presmanya, jadi tolong ikut andil juga dalam merasakan pahitnya kasus ini. Kalau nda mau bersuara mending bubarkan saja itu DEMA dan kita konsolidasi mandiri” ujar Ian
- Diduga Langgar Aturan Tambang ,Kementrian ESDM Bekukan dan Evaluasi RKAB PT. Akar Mas International - 05/06/2026
- KNPI Bombana Kecam Dugaan Tindakan Represif Kapolres Saat Pengamanan Aksi Mahasiswa - 05/06/2026
- Demi Hukum dan Rakyat, Pemerintah Diminta Tak Ragu Cabut Perizinan PT. WIN di Konsel. - 04/06/2026



















