Jakarta – Berdasarkan pengamatan lapangan dan kajian internal yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Jakarta Pusat-Utara, kenaikan harga BBM non-subsidi tidak dapat dilihat sebagai kebijakan ekonomi yang berdiri sendiri, melainkan sebagai bagian dari rangkaian kebijakan struktural yang memiliki implikasi multidimensi—ekonomi, sosial, hingga politik—terhadap masyarakat, khususnya dalam stabilitas harga sembako di Indonesia.
Dalam analisisnya, HMI menilai bahwa pemerintah cenderung menggunakan pendekatan market adjustment dalam menentukan harga BBM non-subsidi, yang secara teoritis memang tidak langsung menyasar kelompok masyarakat bawah. Namun, dalam praktiknya, struktur distribusi logistik nasional yang masih sangat bergantung pada biaya transportasi berbasis energi fosil menyebabkan adanya transmission effect yang bersifat laten. Efek ini muncul secara bertahap melalui kenaikan ongkos distribusi, yang kemudian diinternalisasi oleh pelaku usaha dalam bentuk penyesuaian harga barang kebutuhan pokok.
Lebih jauh, HMI mengidentifikasi adanya potensi asymmetric information di tingkat pasar. Ketika harga BBM non-subsidi naik, pelaku pasar cenderung merespons secara berlebihan (overreaction) dengan menaikkan harga sembako sebelum dampak riil benar-benar terjadi. Kondisi ini diperparah oleh lemahnya pengawasan distribusi dan tidak meratanya informasi harga di tingkat konsumen. Akibatnya, masyarakat berhadapan dengan kenaikan harga yang tidak sepenuhnya rasional secara ekonomi, tetapi dipengaruhi oleh ekspektasi dan spekulasi pasar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari sisi politik ekonomi, HMI melihat kebijakan ini berada dalam dilema antara menjaga kredibilitas fiskal negara dan mempertahankan stabilitas sosial. Pemerintah berupaya menghindari beban subsidi yang membengkak, namun di sisi lain harus menghadapi risiko penurunan daya beli masyarakat yang dapat berimplikasi pada meningkatnya ketidakpuasan publik. Dalam konteks ini, kenaikan harga sembako meskipun tidak selalu signifikan memiliki efek psikologis yang kuat dalam membentuk opini publik terhadap kinerja pemerintah.
- Pengaruh atas Kenaikan BBM Non-Subsidi dan Dampaknya terhadap Harga Sembako - 20/04/2026
- Konsorsium Pemuda Desa Aopa Laporkan Dugaan Tipikor Dana Desa Ke Kejari Dan Inspektorat Konsel - 20/04/2026
- Konsorsium Pemuda Desa Aopa Laporkan Dugaan Tipikor Dana Desa Ke Kejari Dan Inspektorat Konsel - 20/04/2026
Halaman : 1 2 Selanjutnya





















