Dugaan Paspor Ganda Anak Kuasa Hukum Lisa Datangi Imigrasi

Kuasa hukum Lisa meminta klarifikasi Direktorat Jenderal Imigrasi terkait dugaan penerbitan dua paspor aktif untuk seorang anak yang disebut kini berada di Singapura.

Admin Detik Berita

- Penulis

Senin, 18 Mei 2026 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, DETIKDJAKARTA.CO.ID –

Dugaan kepemilikan paspor ganda oleh seorang anak di bawah umur menyeret perhatian Direktorat Jenderal Imigrasi.

Kuasa hukum seorang ibu bernama Lisa mendatangi kantor Imigrasi untuk meminta klarifikasi terkait penerbitan paspor baru yang diduga bermasalah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kuasa hukum Lisa, Lili Tumengkol, SH, mengatakan kedatangannya untuk meminta penjelasan resmi terkait dugaan adanya dua paspor aktif atas nama anak kliennya.

“Saya kehadiran di sini untuk mengonfirmasi kepada Biro Humas terkait dengan paspor ganda,” kata Lili kepada wartawan di kantor Imigrasi, Jakarta, Senin 18/5/2026.

Lili menyebut dalam perkara tersebut diduga ada keterlibatan pihak tertentu dari kalangan pejabat.

Saat ditanya lebih lanjut, ia menyinggung adanya dugaan keterlibatan oknum pejabat di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM.

“Diduga ada keterlibatan sama Wamen Imigrasi di Kementerian Hukum,” ujarnya.

Menurut Lili, kasus bermula dari sengketa hak asuh anak antara Lisa dengan mantan suaminya.

Ia menyebut sekitar tiga tahun lalu sang anak diambil secara sepihak oleh ayahnya saat sedang berada di luar bersama ibunya.

Baca Juga:  Solusi Aksara Hadirkan Teknologi Pirolisis Modern untuk Atasi Sampah Bali

Pihak keluarga baru mengetahui adanya paspor baru ketika mengurus administrasi kependudukan di kelurahan.

Dari hasil pengecekan, status pernikahan Lisa diketahui telah berubah karena perceraian.

Lili mempertanyakan bagaimana seorang anak bisa memiliki dua paspor aktif dalam waktu bersamaan. Ia menduga paspor baru itu digunakan agar sang anak dapat dibawa ke luar negeri oleh ayahnya.

“Anaknya sekarang diduga berada di Singapura,” ujarnya.

Selain itu, pihak Lisa mengaku tidak pernah menerima panggilan sidang ataupun pemberitahuan resmi terkait proses perceraian dan hak asuh anak yang disebut telah diputus Mahkamah Agung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara
RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat
Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan
Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban
SINERGITAS ALIANSI JURNALIS BERSATU DAN 4 WILAYAH SALUR KAN HEWAN KURBAN
Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah
SMAN 1 Garut Siap Jadi Pelopor “Sekolah Maung” Jawa Barat, Perkuat Tradisi Prestasi Nasional
GMPD Jakarta Gelar Unras di Kantor PLN, Desak Pencopotan Dirut PLN Usai Blackout Sumatera

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:49 WIB

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:19 WIB

RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:49 WIB

Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:32 WIB

Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah

Berita Terbaru