DPD GMNI Kecam Pernyataan Utut Adianto Soal Latihan Militer Manajer Kopdes Merah Putih, Desak Program KDMP Dihentikan

DPD GMNI menilai pelibatan latihan dasar militer dalam Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bertentangan dengan semangat reformasi, mengancam supremasi sipil, dan mendesak pemerintah menghentikan program tersebut.

Admin Detik Berita

- Penulis

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | DETIKBERITA. CO. ID –

Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) menyampaikan kecaman terhadap pernyataan anggota DPR RI, Utut Adianto, terkait pelibatan latihan dasar militer bagi manajer dalam Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Ketua DPD GMNI, Deodatus Sunda Se atau yang akrab disapa Bung Dendy Se, menilai pernyataan tersebut bertentangan dengan semangat reformasi serta dinilai tidak mencerminkan prinsip supremasi sipil dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagai anggota DPR RI, seharusnya memperjuangkan kepentingan rakyat sipil, bukan mendorong pendekatan yang bersifat militeristik dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Bung Dendy Se dalam keterangan tertulis yang diterima detikberita.co.id.

Menurut DPD GMNI, pelatihan dasar militer terhadap pengelola koperasi merupakan kebijakan yang perlu dikaji ulang karena dinilai tidak memiliki relevansi dengan penguatan tata kelola koperasi.

Dalam keterangannya, Bung Dendy Se juga menyoroti informasi mengenai adanya korban jiwa yang dikaitkan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut. Atas dasar itu, pihaknya mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program.

“Apabila benar terdapat korban jiwa dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, maka hal itu harus diusut secara transparan dan menjadi dasar untuk menghentikan seluruh bentuk pelatihan yang berpotensi membahayakan masyarakat sipil,” tegasnya.

Selain meminta penghentian pelatihan yang bernuansa militer, DPD GMNI juga mendesak dilakukan evaluasi total terhadap Program KDMP.

Baca Juga:  Kodim 0502/JU Gelar PSJM Hanmars 10 KM Tingkatkan Ketahanan Fisik Prajurit

Organisasi mahasiswa tersebut menilai program itu menyimpan sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian serius, mulai dari aspek transparansi anggaran, potensi konflik agraria, hingga kekhawatiran terhadap semakin luasnya keterlibatan unsur militer dalam ranah sipil.

DPD GMNI berpandangan bahwa koperasi sebagai soko guru perekonomian rakyat seharusnya dikelola dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat, profesionalisme, dan prinsip demokrasi, bukan melalui pola-pola yang bersifat militeristik.

Dalam pernyataannya, Bung Dendy Se juga menyampaikan kritik politik terhadap Utut Adianto. Ia menilai sikap politik yang disampaikan tidak mencerminkan aspirasi masyarakat sipil serta meminta adanya evaluasi terhadap peran anggota DPR RI dalam mengawal kebijakan yang berkaitan dengan kepentingan publik.

Menutup keterangannya, DPD GMNI menyerukan kepada pemerintah dan DPR RI untuk mengembalikan arah pembangunan koperasi sesuai amanat konstitusi, dengan mengedepankan prinsip demokrasi, transparansi, serta perlindungan terhadap hak-hak masyarakat sipil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hashim Sebut Penguatan Polhut Tarik Perhatian Prince William
Utusan Khusus Presiden Hasim: Perdagangan Karbon Kehutanan Program Pemerintah Paling Cepat Direalisasikan
Kado Untuk Ibu, Drama Keluarga Penuh Air Mata
Menhut: Kepemimpinan Presiden Prabowo Wujudkan Perdagangan Karbon Kehutanan
Jelang Hari Koperasi Nasional 2026, Kelompok Aktivitas Ajak Masyarakat Waspadai Potensi Provokasi
Operasi Berantas Jaya 2026, Polda Metro Jaya Kembalikan Motor Korban Curanmor yang Nyaris Dikirim ke Jambi
Tiga Personel Polri Gugur Saat Bertugas Ungkap Kasus Narkoba di Katingan, Dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta*
Indonesia Girl 2026 Umumkan Para Juara,Derry Dahlan:Siap Lahirkan Model Muda Berprestasi

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:31 WIB

Hashim Sebut Penguatan Polhut Tarik Perhatian Prince William

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:35 WIB

Utusan Khusus Presiden Hasim: Perdagangan Karbon Kehutanan Program Pemerintah Paling Cepat Direalisasikan

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:29 WIB

Menhut: Kepemimpinan Presiden Prabowo Wujudkan Perdagangan Karbon Kehutanan

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:57 WIB

Jelang Hari Koperasi Nasional 2026, Kelompok Aktivitas Ajak Masyarakat Waspadai Potensi Provokasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:33 WIB

Operasi Berantas Jaya 2026, Polda Metro Jaya Kembalikan Motor Korban Curanmor yang Nyaris Dikirim ke Jambi

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Selasa, 7 Jul 2026 - 17:31 WIB