Nasi MBG Diduga “Bolong” di Lombok Timur, Orang Tua Siswa Soroti Porsi dan Kualitas Makanan

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK TIMUR, DETIK BERITA –

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Nusa Tenggara Barat kembali menjadi sorotan publik setelah beredar video yang memperlihatkan nasi dalam kotak makan siswa diduga “bolong” atau kosong di bagian tengah. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Pondok Pesantren Sa’adatul Islamiah NWDI Tembeng Putik, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur, dan mulai viral di media sosial pada pertengahan Februari 2026.

Dalam video yang beredar, nasi terlihat penuh dari bagian atas saat kotak makan masih tertutup. Namun setelah dibuka dan diaduk, bagian tengah nasi tampak kosong, sehingga memunculkan dugaan porsi makanan dikurangi secara tidak wajar. Kondisi tersebut memicu keluhan dari sejumlah orang tua siswa yang mempertanyakan transparansi dan standar penyajian makanan dalam program MBG.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain persoalan porsi nasi, beberapa orang tua juga menyampaikan kekhawatiran terhadap kualitas lauk yang disajikan. Ada laporan yang menyebutkan lauk bersantan diduga sudah basi, sehingga menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan konsumsi makanan bagi para santri.

Keluhan tersebut pertama kali menyebar melalui video kiriman orang tua siswa yang kemudian ramai diperbincangkan di media sosial dan media lokal. Sejumlah pihak sekolah disebut telah menyampaikan keberatan kepada dapur mitra penyedia makanan agar memperbaiki tata kelola penyajian dan memastikan kualitas makanan sesuai standar program.

Hingga laporan awal mencuat, belum ada klarifikasi resmi dari pihak dapur mitra terkait dugaan pengurangan porsi maupun kualitas makanan yang dipermasalahkan. Sementara itu, masyarakat mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pengawasan distribusi makanan MBG di sekolah dan lembaga pendidikan.

Kasus nasi diduga bolong ini menambah daftar persoalan pelaksanaan MBG di NTB yang sebelumnya juga sempat diwarnai laporan dugaan makanan basi di beberapa wilayah. Kondisi tersebut mendorong tuntutan publik agar pengawasan program diperketat, mengingat MBG merupakan program nasional yang menyangkut pemenuhan gizi anak dan pelajar.

Baca Juga:  Peringati Hari Bumi, Koramil-02/Penjaringan Bersama 3 Pilar Tanam 1.000 Pohon Buah

Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan penelusuran lapangan guna memastikan fakta kejadian serta menjamin pelaksanaan program berjalan sesuai tujuan awal, yakni menyediakan makanan bergizi yang aman dan layak bagi penerima manfaat.

Orang Tua Siswa Kirim Video, Nasi MBG Diduga “Bolong” dan Lauk Santan Disebut BasiInfo Lombok menerima kiriman video dari orang tua siswa yang memperlihatkan dugaan pengurangan porsi nasi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam video tersebut, nasi terlihat penuh dari bagian atas. Namun setelah dibuka, bagian tengah nasi tampak kosong atau “bolong”.Kejadian tersebut disebut terjadi di Ponpes Sa’adatul Islamiah NWDI Tembeng Putik, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur pada (12/2). Pihak sekolah dikabarkan menyampaikan protes dan berharap dapur penyedia MBG dapat segera melakukan pembenahan.Selain persoalan nasi yang disebut bolong di bagian tengah, dalam video juga disampaikan adanya lauk bersantan yang diduga dalam kondisi basi.“Tdk semua nya yg bolong pak, cm sebagian. Tp sekolah lain jg td posting di Facebook dg kekecewaan yg sama, nasi nya bolong di tengah jg,” tulis keterangan yang disampaikan kepada Info Lombok.Terimkasih kiriman video kepada Info Lombok#infolombok

Posted by INFO LOMBOK on Wednesday, February 11, 2026
wijdb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Bali Gelar Laporan Kesatuan dan Penandatanganan Memori Sertijab Kapolda Bali
Polda Bali Gelar Upacara Penyerahan Pataka “Sura Dwipa Sarva Bavena” Kepada Kapolda Baru
Tradisi Penyambutan Kapolda Bali Baru di Mako Polda Bali Berlangsung Khidmat
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Patroli Cipta Kondisi dan Strong point Apresiasi Ganguan Kamtibmas Pada Dini Hari
Polri Mutasi 12 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan di Bareskrim hingga Kewilayahan Bergeser
Kapolri Silaturahmi dengan Pimpinan MUI,Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Kerukunan
Atas Nama Kemanusiaan,Tak Ada Ruang Untuk Sikap Abu-Abu Heri Kustanto Tolak Konser Andrea Bocelli
HIPPMAKEL SOROT DLH KONAWE UTARA TERKAIT DUGAAN PENCEMARAN LAUT DI PERAIRAN LEMBO

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Polda Bali Gelar Laporan Kesatuan dan Penandatanganan Memori Sertijab Kapolda Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Polda Bali Gelar Upacara Penyerahan Pataka “Sura Dwipa Sarva Bavena” Kepada Kapolda Baru

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Tradisi Penyambutan Kapolda Bali Baru di Mako Polda Bali Berlangsung Khidmat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Patroli Cipta Kondisi dan Strong point Apresiasi Ganguan Kamtibmas Pada Dini Hari

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Polri Mutasi 12 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan di Bareskrim hingga Kewilayahan Bergeser

Berita Terbaru