SELATPANJANG, DETIKBERITA.CO.ID —
Perjuangan seorang anak berusia enam tahun di Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, untuk mendapatkan pengobatan terus berlanjut.
Anak yang dalam pemberitaan ini disebut A tersebut dilaporkan telah menjalani sekitar 12 kali operasi di Batam akibat kondisi penyempitan usus. Keluarga menyebut biaya pengobatan yang telah dikeluarkan mencapai sekitar Rp30 juta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kini, A kembali mendapatkan rujukan untuk menjalani perawatan lanjutan di Pekanbaru.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Pemerintah Desa Banglas Barat. Kepala Desa Banglas Barat, Asnawi, menyatakan pihaknya akan berupaya membantu keluarga dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.
“Sebagai kepala desa saya sangat prihatin. A sudah menjalani perjuangan panjang dan beberapa kali operasi. Sekarang harus melanjutkan perawatan ke Pekanbaru. Kami dari pemerintah desa akan berupaya semaksimal mungkin membantu,” ujar Asnawi saat kegiatan silaturahmi bersama awak media, Senin (14/9/2026).
Anak 6 Tahun di Banglas Barat Butuh Perawatan Lanjutan
Menurut keterangan keluarga, proses pengobatan A telah berlangsung cukup panjang. Setelah menjalani sejumlah tindakan medis di Batam, kondisi A masih membutuhkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.
Keluarga kini harus mempersiapkan kembali keberangkatan menuju Pekanbaru sesuai rujukan medis yang diterima.
Ibu A, F, mengatakan keluarga berusaha menjalani seluruh proses pengobatan dengan kemampuan yang ada.
“Kami hanya bisa berusaha dan berdoa. Sudah beberapa kali menjalani operasi dan harus bolak-balik untuk mendapatkan perawatan. Sekarang dirujuk lagi ke Pekanbaru. Kami berharap ada perhatian dan bantuan dari pemerintah,” ungkap F.
Keluarga berharap dukungan pemerintah daerah dapat membantu meringankan kebutuhan selama proses pengobatan berlangsung.
Kades Banglas Barat Akan Koordinasikan Bantuan
Kepala Desa Banglas Barat Asnawi mengatakan pemerintah desa akan berusaha melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Meranti dan instansi terkait.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk mengetahui bentuk bantuan atau layanan sosial dan kesehatan yang dapat diakses keluarga sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami akan mencoba mengusulkan dan berkoordinasi dengan dinas terkait. Mudah-mudahan ada jalan dan bantuan yang bisa diberikan untuk meringankan beban keluarga,” kata Asnawi.
Pemerintah desa juga mengimbau agar setiap bentuk bantuan kepada keluarga dilakukan melalui jalur yang jelas sehingga dapat dipertanggungjawabkan dan tepat sasaran.
Media Dorong Kepedulian terhadap Kebutuhan Pengobatan
Wakabiro detikberita.co.id menyampaikan bahwa pemberitaan mengenai kondisi keluarga tersebut dilakukan sebagai bagian dari kepedulian sosial.
Menurutnya, media memiliki peran untuk menyampaikan informasi mengenai persoalan masyarakat sekaligus membuka ruang komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan pihak-pihak yang memiliki kepedulian.
“Pemberitaan ini kami lakukan dengan tetap memperhatikan kepentingan terbaik bagi anak. Kami berharap informasi mengenai kondisi yang dihadapi keluarga dapat diketahui pemerintah dan masyarakat, sehingga dukungan yang diberikan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat yang ingin membantu dapat berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Banglas Barat atau pihak yang dapat memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara transparan.
Identitas Anak Dilindungi
Karena subjek pemberitaan masih berusia enam tahun, detikberita.co.id tidak menampilkan nama lengkap, foto yang dapat mengidentifikasi anak, maupun rincian alamat tempat tinggal secara spesifik.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga privasi dan kepentingan terbaik anak dalam pemberitaan mengenai kondisi kesehatan.
Pemberitaan mengenai anak membutuhkan kehati-hatian agar informasi yang disampaikan tidak menimbulkan dampak negatif bagi anak maupun keluarganya.
Masyarakat Dapat Berkoordinasi untuk Bantuan
Bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan kepada keluarga A, dapat berkoordinasi terlebih dahulu dengan Pemerintah Desa Banglas Barat atau pihak keluarga melalui jalur yang dapat diverifikasi.
Koordinasi diperlukan agar bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada penerima dan digunakan untuk kebutuhan yang sesuai.
Perjuangan A untuk mendapatkan perawatan masih panjang. Dukungan pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak diharapkan dapat membantu keluarga menghadapi proses pengobatan tersebut.
Semoga proses perawatan A di Pekanbaru berjalan lancar dan keluarga diberikan kekuatan dalam menjalani seluruh rangkaian pengobatan.
Syahrial | detikberita.co.id | Meranti
- LAGI & LAGI Bocah Tak Sengaja Tarik Gas, Motor di Selatpanjang Tabrak 2 Motor di Kedai Ice Cream - 21/09/2026
- Afo Lim, Founder FOSS Group, Melalui PT Genetic FOSS Indonesia Teknologi Meluncurkan FOSS Aerogel Fire Protection - 19/09/2026
- Afo Liem, Founder FOSS Group Resmi Luncurkan Kendaraan Niaga Listrik Multi-sektor Kapasitas hingga 10 Ton - 19/09/2026


















