Saat ini, Anggaran yang sudah tercantum di APBN sebesar Rp 14 triliun lebih, yang dialokasikan untuk 11.000 lebih satuan pendidikan. Menurut Yogi hal ini merupakan kebijakan yang progresif dan layak untuk kita apresiasi karena pendidikan dasar menengah di Indonesia yang dipimpin oleh Abdul Muti semakin maju.
Tetapi seringkali hambatannya adalah di pemerintahan daerah yang kadang kala lalai dalam memenuhi kesejahteraan pada siswa dan guru seperti adanya Korupsi, penyalahgunaan kewenangan dan masih banyak karena kita diperhadapkan dengan kasus seperti di NTT kemarin anak SD yang meninggal karena tidak mempunyai pena dan buku.
Hal tersebut kurangnya pengawasan dari pemerintah daerah terhadap Pendidikan dasar menengah ungkap Yogi dalam wawancaranya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu Yogi juga mengapresiasi program Digitalisasi Kemdikdasmen yang telah memberikan bantuan Interaktif Flat Panel (IFP) atau PID (Panel Interaktif Digital). Dengan program ini pembelajaran bisa lebih interaktif yang digunakan untuk menulis, menggambar, berkolaborasi, serta terintegrasi dengan LMS dan sumber belajar digital.
Halaman : 1 2





















