Dengan nilai operasional yang besar di tiap dapur, pemerintah menargetkan efek berganda terhadap ekonomi daerah, terutama di sektor pangan dan jasa distribusi.
Program prioritas nasional
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak sekolah, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya.
Implementasi program dilakukan secara bertahap dengan pembangunan dan operasional ribuan dapur layanan gizi di berbagai wilayah. Pemerintah menargetkan program ini menjangkau puluhan juta penerima manfaat secara nasional dalam beberapa tahun pelaksanaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain fokus pada pemenuhan gizi, program ini juga dirancang sebagai instrumen kebijakan fiskal untuk memperkuat ekonomi domestik melalui belanja negara yang langsung menyentuh sektor riil.
Dampak ekonomi yang diharapkan
Dengan skala anggaran ratusan triliun rupiah dan distribusi dana harian di tingkat operasional, program MBG diproyeksikan menciptakan permintaan besar terhadap bahan pangan, tenaga kerja dapur, distribusi logistik, hingga layanan pendukung lainnya.
Pemerintah menilai peredaran dana tersebut berpotensi memperkuat ekonomi daerah secara merata karena aliran belanja tidak terkonsentrasi di pusat, melainkan tersebar di berbagai wilayah.
Program ini juga dipandang sebagai upaya menggabungkan kebijakan gizi masyarakat dengan strategi pemerataan ekonomi melalui belanja negara langsung di tingkat komunitas.
Dengan desain tersebut, MBG bukan hanya program bantuan pangan, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan sosial dan ekonomi dalam satu kerangka kebijakan nasional.
Halaman : 1 2





















