Dharma Jaya Edukasi Siswa SMPN 51 Jakarta tentang Pentingnya Ketahanan Pangan dan Keamanan Produk Hewani

Erfan

- Penulis

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 11 Juni 2026 – Perumda Dharma Jaya mengajak generasi muda untuk mengenal lebih dekat sektor pangan melalui kegiatan study tour edukatif yang diikuti siswa SMPN 51 Jakarta di fasilitas Rumah Potong Hewan (RPH) Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (11/6). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman pelajar mengenai ketahanan pangan dan pentingnya keamanan produk hewani yang dikonsumsi masyarakat.

Sebanyak 30 siswa kelas VII dan VIII mengikuti kunjungan yang memberikan pengalaman belajar langsung mengenai proses pengelolaan pangan protein hewani dari hulu hingga hilir. Mereka diajak melihat berbagai tahapan operasional yang dilakukan Dharma Jaya untuk memastikan produk yang dihasilkan memenuhi standar keamanan, kesehatan, dan kualitas.

Perwakilan Divisi Perencanaan Korporasi dan Transformasi Perumda Dharma Jaya, Wilona, mengatakan bahwa edukasi pangan perlu diperkenalkan sejak usia sekolah agar generasi muda memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai sistem pangan yang menopang kehidupan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui kegiatan ini, siswa dapat melihat secara langsung bagaimana proses produksi pangan dilakukan dengan standar yang ketat. Kami berharap mereka memahami bahwa ketahanan pangan tidak hanya berbicara tentang ketersediaan, tetapi juga kualitas dan keamanan produk yang dikonsumsi masyarakat,” ujarnya.

Selama kunjungan, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai peran Perumda Dharma Jaya sebagai BUMD yang bergerak di bidang protein hewani sekaligus menjadi salah satu pendukung ketahanan pangan di DKI Jakarta. Mereka juga diajak berkeliling mengunjungi berbagai fasilitas operasional untuk memahami proses yang berlangsung di lapangan.

Kunjungan dimulai dari area kandang sapi, dilanjutkan ke fasilitas pengolahan, ruang penyimpanan dingin (cold storage), hingga Meat Shop yang menjadi salah satu titik distribusi produk kepada konsumen.

Melalui pengamatan langsung tersebut, siswa memperoleh gambaran mengenai pentingnya penerapan standar operasional, pengawasan mutu, serta pemanfaatan teknologi dalam menjaga kualitas pangan.

Kepala SMPN 51 Jakarta, Erni Setianingrum, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang sangat relevan dengan berbagai program pendidikan yang dijalankan sekolah.

“Anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga memahami bagaimana teori yang mereka pelajari dapat diterapkan dalam kehidupan nyata. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga untuk membangun wawasan dan kepedulian mereka terhadap isu pangan,” katanya.

Menurut Erni, kegiatan tersebut juga mendukung program sekolah yang berfokus pada lingkungan hidup dan ketahanan pangan melalui Program Adiwiyata.

Kepala divisi corsec dan legal Perumda Dharma Jaya, Sri Wahyuningsih, SE, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam kegiatan edukasi masyarakat.

“Kami ingin memperkenalkan kepada generasi muda bahwa di balik produk pangan yang mereka konsumsi terdapat proses yang panjang dan pengawasan yang ketat. Dengan memahami proses tersebut, mereka dapat lebih menghargai pentingnya menjaga kualitas pangan,” ujarnya.

Baca Juga:  Dari Kampus ke Pengabdian, 85 Dokter Gigi Moestopo Resmi Disumpah

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para siswa aktif bertanya mengenai berbagai aspek pengelolaan pangan, mulai dari kualitas ternak, proses pengolahan, hingga sistem penyimpanan produk.

Perwakilan siswa SMPN 51 Jakarta, Dinda Kayla Alifa, mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai industri pangan yang selama ini belum pernah diketahuinya.

“Saya jadi memahami bahwa kualitas produk sangat bergantung pada proses yang dilakukan sejak awal. Semua tahapan harus dijaga agar produk yang dihasilkan tetap aman dan berkualitas,” katanya.

Sementara itu, Casa Aprilo Sialoho menilai kunjungan tersebut memberikan pengalaman belajar yang menarik sekaligus membuka pemahaman baru mengenai pentingnya ketahanan pangan.

“Kami bisa melihat langsung prosesnya dan mengetahui bagaimana produk pangan dijaga kualitasnya sebelum sampai ke masyarakat,” ujarnya.

Ketua Umum Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB), Ir. Agung Karang, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi langkah Dharma Jaya dalam membuka akses edukasi bagi pelajar.

Menurutnya, pembelajaran berbasis pengalaman menjadi salah satu metode yang efektif untuk membangun pemahaman generasi muda terhadap berbagai sektor strategis.

“Melalui kunjungan ini, siswa dapat melihat secara langsung bagaimana industri pangan bekerja. Pengalaman seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran dan pemahaman mereka tentang ketahanan pangan sebagai isu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari,” katanya.

Melalui kegiatan edukatif ini, Dharma Jaya berharap dapat menumbuhkan generasi yang lebih peduli terhadap kualitas pangan, kesehatan, dan keberlanjutan. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap ketahanan pangan nasional.

Kegiatan TOUR EDUKASI GPIB ini adalah diperakarsai oleh Gerakan Pendidikan Indonesia Baru GPIB dimana hadir Ketum GPIB Ir. Agung Karang
Ketua GPIB PEDULI Miftahur Rahman M.Pd, M.Si. Ketua Departemen Hubungan antar Lembaga, Dicky Arisandi S.I.Kom
Ketua Departemen Sosial Purwadi.
Hadir pula Humas DPW GPIB PROVINSI DKI JAKARTA S Erfan Nurali & Titik Suparti.

Diakhir kunjungan diadakan lomba Konten Creator di INSTAGRAM tentang apa dan bagaimana kiprah PERUMDA DHARMA JAYA. akan terpilih 3 pemenang
Juara 1, juara 2 dan juara 3
Akan mendapat hadiah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Penyintas Gempa NTT, Siswa SMAN 11 Kumpulkan 1.720 Buku
GPIB Targetkan Ekspansi ke 38 Provinsi, Perkuat Program Pendidikan
Seminar Anti-Bullying, GPIB Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Anak
GPIB Jakarta Timur Galang Solidaritas untuk NTT, Bantuan Anak Sekolah Jadi Prioritas
Edy Dwiyanto Resmi Pimpin GPIB DKI Jakarta, Persatuan Jadi Fondasi Kepengurusan Baru
Menembus Batas Negara, SD Islam PB Soedirman dan SK Jalan 3 Perluas Kolaborasi Pendidikan
Tak Sekadar Nostalgia, Reuni Alumni SMAN 11 Jakarta 2007 Perkuat Kolaborasi dan Kepedulian
Yayasan Yastaqim Perkuat Layanan Pendidikan di Garut

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 03:52 WIB

Peduli Penyintas Gempa NTT, Siswa SMAN 11 Kumpulkan 1.720 Buku

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:14 WIB

GPIB Targetkan Ekspansi ke 38 Provinsi, Perkuat Program Pendidikan

Senin, 28 September 2026 - 16:35 WIB

Seminar Anti-Bullying, GPIB Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Anak

Rabu, 2 September 2026 - 19:29 WIB

GPIB Jakarta Timur Galang Solidaritas untuk NTT, Bantuan Anak Sekolah Jadi Prioritas

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Edy Dwiyanto Resmi Pimpin GPIB DKI Jakarta, Persatuan Jadi Fondasi Kepengurusan Baru

Berita Terbaru

Berita

Gemilang KORPRI Night Run 2026 Sukses di Gelar

Sabtu, 10 Okt 2026 - 21:33 WIB

Artikel

PPKK Kemayoran Menjadi Ambigu dengan Warisan BPKK

Sabtu, 10 Okt 2026 - 21:18 WIB