Honor Belum Di Bayarkan, Sejumlah Busisinest Asistant KDKMP Se SULTRA Akan Lakukan Aksi Mogok Kerja dan Unjuk Rasa

Apandi Tondowatu

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sultra, 03 Mei 2026

Program Koperasi Desa Merah Putih di seluruh wilayah Indonesia sedikit lagi rampung dan tentunya tidak terlepas dari peran dan kinerja Bussinest Asistant di lapangan.

Tetapi apa yang menjadi harapan presiden H.Prabowo Subianto tentang efektivitas berjalannya program kopdes tersebut tidak di jalankan baik oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini di ungkapkan salah satu Bussinest Asistant di SULTRA di depan awak media bahwa hak honor mereka belum di bayarkan selama dua bulan, yakni bulan Maret dan April.

Atas peristiwa tersebut di duga terjadi kongkalikong antara Gubernur Sulawesi Tenggara dan pejabat Dinas terkait yakni Dinas Koperasi dan UMKM provinsi Sulawesi Tenggara.

Informasi ini di sampaikan langsung oleh satker dinas Koperasi Provinsi Sulawesi Tenggara bahwa SK KPA(Kuasa Pengguna Anggaran) dana dekonsentrasi belum di tanda tangani oleh Bapak Gubernur Sulawesi Tenggara hingga mengakibatkan keterlambatan gaji BA & PMO selama dua bulan.

Lanjut, dengan tidak di bayarkan “Hak Honor”BA & PMO kami menduga Gubernur Sulawesi Tenggara selaku wakil Pemerintah Pusat di daerah, tidak mendukung baik program KOPERASI DESA MERAH PUTIH, serta di duga dana dekonsentrasi tersebut di endapkan di rekening tertentu atau di bank.

Baca Juga:  Polsek Cempaka Putih Hadir di Tengah Masyarakat, Amankan Arus Lalu Lintas Sore Hari

Hal tersebut menyebabkan efektivitas pembangunan kopdes di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara akan terhambat akibat belum di bayarkannya hak honor BA/PMO.

Di tambah lagi yang membuat geram bagi BA & PMO ialah janji Dinas Koperasi Provinsi Sulawesi Tenggara akan membayarkan langsung dua bulan gaji BA & PMO sementara satu bulan sj mereka belum urus’ padahal sudah tgl 03 mei 2026 hari ini.

Dengan belum di bayarkannya hak honor BA & PMO dalam waktu dekat yakni minggu ini sejumlah BA di Provinsi Sulawesi Tenggara akan lakukan unjuk rasa di kantor Dinas Koperasi dan Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara.

Setelah berita ini terbit belum ada penjelasan resmi dari pihak dinkop provinsi dan gubernur Sulawesi Tenggara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara
RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat
Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan
Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban
SINERGITAS ALIANSI JURNALIS BERSATU DAN 4 WILAYAH SALUR KAN HEWAN KURBAN
Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah
SMAN 1 Garut Siap Jadi Pelopor “Sekolah Maung” Jawa Barat, Perkuat Tradisi Prestasi Nasional
GMPD Jakarta Gelar Unras di Kantor PLN, Desak Pencopotan Dirut PLN Usai Blackout Sumatera

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:49 WIB

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:19 WIB

RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:49 WIB

Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:32 WIB

Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah

Berita Terbaru