ROA 22,51% dan ROE 34,45%, PBSA Cetak Kinerja Rekor di 2025

Admin Detik Berita

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA, DETIKBERITA.CO.ID

PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) meraih pendapatan dan laba meningkat sepanjang tahun buku 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp1,591 triliun atau naik 37,9 persen dibandingkan Rp1,154 triliun pada 2024.

Peningkatan tersebut turut diikuti pertumbuhan laba tahun berjalan menjadi Rp320,08 miliar dari Rp215,04 miliar pada tahun sebelumnya.

Direktur Utama PBSA, Vincentius Susanto, memaparkan capaian tersebut dalam Public Expose Tahunan di Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Menurutnya, pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya volume proyek, kinerja operasional yang solid, serta kontribusi pendapata non operasional yang memperkuat hasil akhir perusahaan.

Profitabilitas Meningkat Seiring Efisiensi Operasional

Selain pendapatan, PBSA juga mencatat laba usaha sebesar Rp243,02 miliar atau tumbuh 26,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan mencapai Rp360,91 miliar, meningkat 49,2 persen.

Kinerja tersebut mencerminkan kemampuan perusahaan menjaga efisiensi operasional meski skala usaha terus berkembang.

Dari sisi rasio keuangan, Return on Assets (ROA) meningkat menjadi 22,51 persen dari 19,25 persen pada 2024. Adapun Return on Eguity (ROE) naik menjadi 34,45 persen dari sebelumnya 27,73 persen.

Fokus Perkuat Bisnis Inti pada 2026

Memasuki 2026, PBSA tetap memusatkan strategi pada bisnis inti konstruksi dan infrastruktur.

Perseroan akan memperkuat efisiensi operasional, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, menerapkan pengelolaan risiko secara terukur, serta menjaga likuiditas melalui pengelolaan arus kas yang prudent.

Baca Juga:  Ancol Gratiskan Tiket Masuk Sore Hari Sambut HUT Jakarta ke-499

Perusahaan juga akan menjalankan ekspansi proyek secara selektif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan keberlanjutan usaha.

Target Pendapatan Rp1,7 Triliun

Untuk tahun 2026, PBSA menargetkan pendapatan sekitar Rp1,7 triliun dengan laba usaha sebelum pajak sekitar Rp260 miliar.

Target tersebut didukung peningkatan kualitas eksekusi proyek, penguatan pengelolaan modal kerja, serta optimalisasi peluang proyek pada sektor engineering, procurement and construction (EPC) dan industri pengolahan berbasis sumber daya alam.

Manajemen menilai prospek bisnis tetap positif, terutama didorong kebutuhan investasi pada industri kelapa sawit beserta turunannya, serta peluang proyek EPC dan mechanical, electrical, and plumbing (MEP).

Di tengah dinamika ekonomi, perusahaan akan tetap selektif dalam memperoleh proyek baru dengan mengutamakan margin yang sehat, risiko yang terukur, serta penciptaan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hashim Sebut Penguatan Polhut Tarik Perhatian Prince William
Utusan Khusus Presiden Hasim: Perdagangan Karbon Kehutanan Program Pemerintah Paling Cepat Direalisasikan
Kado Untuk Ibu, Drama Keluarga Penuh Air Mata
Menhut: Kepemimpinan Presiden Prabowo Wujudkan Perdagangan Karbon Kehutanan
Jelang Hari Koperasi Nasional 2026, Kelompok Aktivitas Ajak Masyarakat Waspadai Potensi Provokasi
Operasi Berantas Jaya 2026, Polda Metro Jaya Kembalikan Motor Korban Curanmor yang Nyaris Dikirim ke Jambi
Tiga Personel Polri Gugur Saat Bertugas Ungkap Kasus Narkoba di Katingan, Dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta*
Indonesia Girl 2026 Umumkan Para Juara,Derry Dahlan:Siap Lahirkan Model Muda Berprestasi

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:31 WIB

Hashim Sebut Penguatan Polhut Tarik Perhatian Prince William

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:35 WIB

Utusan Khusus Presiden Hasim: Perdagangan Karbon Kehutanan Program Pemerintah Paling Cepat Direalisasikan

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:29 WIB

Menhut: Kepemimpinan Presiden Prabowo Wujudkan Perdagangan Karbon Kehutanan

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:57 WIB

Jelang Hari Koperasi Nasional 2026, Kelompok Aktivitas Ajak Masyarakat Waspadai Potensi Provokasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:33 WIB

Operasi Berantas Jaya 2026, Polda Metro Jaya Kembalikan Motor Korban Curanmor yang Nyaris Dikirim ke Jambi

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Selasa, 7 Jul 2026 - 17:31 WIB