Membangun Kedaulatan Ekonomi dari Bawah: Saatnya Indonesia Memperkuat Ekonomi Rakyat

Alam Massiri

- Penulis

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Prof. Dr. Nandan Limakrisna

Dalam dua dekade terakhir, banyak negara di dunia menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat. China melonjak menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia dengan membangun mesin produksi nasional yang kuat. Vietnam pun mencatat pertumbuhan tinggi dengan menjadikan industri manufaktur ekspor sebagai tulang punggung ekonominya. Kedua negara tersebut berhasil memanfaatkan strategi industrialisasi secara agresif sehingga mampu meningkatkan daya saing global dalam waktu relatif singkat.

Indonesia memiliki karakter ekonomi yang berbeda. Struktur ekonomi nasional selama ini lebih banyak ditopang oleh konsumsi domestik. Lebih dari separuh Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia berasal dari konsumsi rumah tangga. Secara makro hal ini membuat ekonomi Indonesia relatif stabil dibandingkan banyak negara lain. Namun di sisi lain, pola ini membuat pertumbuhan ekonomi cenderung berjalan lebih lambat dan sering kali terjebak pada kisaran lima persen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masalah utama bukan terletak pada potensi ekonomi bangsa. Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah, pasar domestik yang sangat besar, serta jumlah penduduk produktif yang tinggi. Persoalan mendasarnya justru terletak pada belum terintegrasinya ekosistem ekonomi rakyat secara sistematis.

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang jumlahnya mencapai lebih dari 60 juta unit masih bergerak secara terpisah. Koperasi belum sepenuhnya menjadi pusat distribusi ekonomi rakyat. Rantai perdagangan yang panjang membuat produsen kecil sering berada pada posisi lemah dalam menentukan harga. Akibatnya, nilai tambah ekonomi lebih banyak dinikmati oleh perantara daripada oleh produsen.

Baca Juga:  300 Anggota Ormas Hadiri Buka Puasa Bersama FLO DKI Jakarta Timur

Di sinilah pentingnya membangun desain ekonomi yang mampu mengintegrasikan kekuatan rakyat secara kolektif. Ekonomi rakyat tidak cukup hanya didorong melalui bantuan modal, kredit, atau subsidi pemerintah. Yang lebih mendasar adalah menciptakan sistem yang memastikan adanya pasar yang berkelanjutan bagi produk rakyat.

Alam Massiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OTT Wartawan Mojokerto: Antara Kebebasan Pers, Dugaan Pemerasan, dan Narasi Rekayasa
Selat Hormuz dan Kedaulatan Ekonomi Rakyat melalui Snowball Business Model (SBM)
Snowball Business Model Nandan Limakrisna: Solusi Ekonomi Berbasis Kepercayaan di Era Kapitalisme
Ekonom Pesimis, Rakyat Menunggu: Ketika Cara Membangun Ekonomi Perlu Dikoreksi
Oligarkinomics vs Snowball Business Model: Ketika Kejujuran Menjadi Kekuatan Ekonomi
Undang-Undang Pers dan Regulasi Terkait: Fondasi Hukum bagi Kebebasan dan Tanggung Jawab Media
Soemitronomics dari Atas, Snowball Business Model dari Bawah
Pedoman Iklan dan Konten Bersponsor (Native Advertising): Menjaga Batas Tegas antara Informasi dan Promosi

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 07:53 WIB

OTT Wartawan Mojokerto: Antara Kebebasan Pers, Dugaan Pemerasan, dan Narasi Rekayasa

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:55 WIB

Selat Hormuz dan Kedaulatan Ekonomi Rakyat melalui Snowball Business Model (SBM)

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:35 WIB

Snowball Business Model Nandan Limakrisna: Solusi Ekonomi Berbasis Kepercayaan di Era Kapitalisme

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:37 WIB

Ekonom Pesimis, Rakyat Menunggu: Ketika Cara Membangun Ekonomi Perlu Dikoreksi

Senin, 16 Maret 2026 - 19:01 WIB

Oligarkinomics vs Snowball Business Model: Ketika Kejujuran Menjadi Kekuatan Ekonomi

Berita Terbaru