Kota Tua Jakarta Jadi Sumber Penghidupan Warga Lokal

Kisah Pak Tarno Bertahan Hidup di Tengah Ramainya Wisata Kota Tua Jakarta

Rahmat Hidayat

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari Kiri : Rahmat Hidayat (Wakaperwil detikberita.co.id), Zaenal Langgar (Pimred jalurselebritinews.com, Pak Tarno (Pesulap)

i

Dari Kiri : Rahmat Hidayat (Wakaperwil detikberita.co.id), Zaenal Langgar (Pimred jalurselebritinews.com, Pak Tarno (Pesulap)

JAKARTA, DETIKBERITA.CO.ID —

Kawasan Kota Tua Jakarta tetap menjadi sumber penghidupan bagi warga lokal yang menggantungkan nasibnya dari aktivitas wisata. Di tengah hiruk pikuk pengunjung yang datang silih berganti, tersimpan kisah perjuangan sederhana namun penuh makna.

Salah satunya adalah Pak Tarno, sosok yang setiap harinya menjadikan kawasan bersejarah tersebut sebagai ladang mencari nafkah. Bagi dirinya dan warga sekitar, Kota Tua bukan sekadar destinasi wisata, melainkan ruang hidup untuk bertahan dan memenuhi kebutuhan keluarga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap akhir pekan, tepatnya Sabtu dan Minggu, Pak Tarno rutin hadir bersama istrinya. Aktivitas mereka juga didukung oleh manajernya, Asriani, yang setia mendampingi dalam keseharian di kawasan tersebut.

Kisah ini menjadi semakin menyentuh ketika diketahui bahwa Asriani, yang sempat menghilang, kini kembali hadir dan memberi semangat baru bagi Pak Tarno. Ia bahkan menganggap Pak Tarno sebagai orang tua sendiri.

“Semoga Allah masih membuka pintu rezeki untuknya, Aamiin,” ujarnya penuh harap.

Namun di balik kebersamaan tersebut, cobaan tengah menimpa Pak Tarno. Kondisi kesehatannya kini menurun dan sedang dalam masa perawatan. Di saat yang sama, musibah lain juga terjadi, yakni hilangnya mobil miliknya.

Baca Juga:  Polda Banten Tangkap 3 Pelaku Curat Mobil Pick Up di Serang

Menurut pengakuan Pak Tarno saat diwawancarai, informasi yang beredar menyebutkan bahwa kendaraan tersebut diduga digadaikan oleh sopir dan asistennya sendiri.

Kisah Pak Tarno menjadi potret nyata bahwa di balik gemerlap destinasi wisata, terdapat perjuangan hidup warga lokal yang tidak pernah berhenti. Keberadaan mereka menjadi bagian penting dari denyut nadi kehidupan di kawasan Kota Tua Jakarta.

Rahmat Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demokrasi dan Ujian Kedaulatan Hukum di Tengah Bayang Kekuasaan
Opini : Sultra di Persimpangan: Antara Berkah Alam dan Luka Tambang Ilegal
700 Juta Telur: Peluang atau Ketergantungan Baru?
Eksekusi Lahan Cibubur Memanas, 31 Santri Terancam Terusir dan Dugaan Rekayasa Dokumen Mengemuka
Ketika Diplomasi Energi Mentok, Saatnya Indonesia Berdaulat dari Dalam
Kedaulatan Ekonomi: Antara Diplomasi Global dan Kekuatan dari Dalam
OTT Wartawan Mojokerto: Antara Kebebasan Pers, Dugaan Pemerasan, dan Narasi Rekayasa
Selat Hormuz dan Kedaulatan Ekonomi Rakyat melalui Snowball Business Model (SBM)

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:59 WIB

Kota Tua Jakarta Jadi Sumber Penghidupan Warga Lokal

Senin, 27 April 2026 - 06:06 WIB

Demokrasi dan Ujian Kedaulatan Hukum di Tengah Bayang Kekuasaan

Sabtu, 25 April 2026 - 20:31 WIB

Opini : Sultra di Persimpangan: Antara Berkah Alam dan Luka Tambang Ilegal

Sabtu, 25 April 2026 - 13:10 WIB

700 Juta Telur: Peluang atau Ketergantungan Baru?

Kamis, 23 April 2026 - 19:45 WIB

Eksekusi Lahan Cibubur Memanas, 31 Santri Terancam Terusir dan Dugaan Rekayasa Dokumen Mengemuka

Berita Terbaru

Berita

Dewan Adat Bamus Betawi Dorong Sertifikasi Budaya

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:42 WIB

Berita

Halal Bihalal Bamus Betawi Perkuat Persatuan Budaya

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:50 WIB