Lolos Cukai dan Pajak: Ruko Ekspedisi di Lubuk Baja Jadi Sarang Distribusi Elektronik Ilegal

Elki Nardo

- Penulis

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita.co.id ,BATAM – Sistem pengawasan Bea dan Cukai Batam kembali bobol. Sebuah sindikat penyelundupan barang bernilai tinggi memanfaatkan kedok ruko jasa ekspedisi di kawasan Pantai Permata, Lubuk Baja, sebagai sarang transit dan distribusi barang elektronik ilegal ke berbagai daerah di Indonesia.

Praktik haram ini berjalan rapi dan terstruktur. Ruko yang berkamuflase sebagai kantor logistik tersebut menampung ribuan unit ponsel, laptop, hingga sparepart tanpa menyetor pajak sepeser pun ke kas negara.

Operasional sindikat ini dirancang khusus untuk meminimalkan risiko penggerebekan:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kamuflase Siang Hari: Ruko sengaja dikondisikan mati suri tanpa aktivitas pada pagi hingga siang hari guna membuai pengawasan aparat.

Operasi Senyap Malam Hari: Bongkar muat barang bernilai tinggi baru dimulai saat senja hingga malam, memanfaatkan armada truk wingbox dan pickup polos tanpa logo resmi perusahaan.

Trik Posisi Kendaraan: Mobil boks diparkir merapat hingga bagian belakang masuk ke dalam ruko, memastikan barang bukti tak pernah terlihat oleh publik atau petugas yang melintas.

Jadwal Acak: Pengiriman barang disetting tanpa pola tetap untuk menyulitkan pemetaan oleh tim intelijen penegak hukum.

Baca Juga:  Personel Polsek Metro Tanah Abang Laksanakan Strong Point Sore Hari di TL Pejompongan, Arus Lalu Lintas Ramai Lancar dan Kondusif

Aktivitas mencurigakan ini dibenarkan oleh warga sekitar. “Setiap hari ada kegiatan, biasanya mulai sore hingga malam hari,” ujar Nanda, warga Ruko Pantai Permata.

Fenomena ini menegaskan pergeseran peran Batam: dari sekadar pintu masuk (entry point) barang impor ilegal dari luar negeri, kini bertransformasi menjadi pusat distribusi domestik (hub) jaringan barang gelap. Lemahnya pengawasan dan penindakan di lapangan membuat modus ekspedisi abal-abal ini terus melenggang mulus mengeruk keuntungan dengan merugikan negara.(Lk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konsorsium Pemuda dan Aktivis konawe Demo DESAK POLRES KONAWE panggil PUPR KONAWE kontraktor dugaan material ilegal
Mengenal Joe Thunder,”Sang seribu Wajah”yang Menjadi Mentor di Balik Layar Magis Indonesia
Menhut Raja Antoni Minta Tak Land Clearing:Kondisi Bukan Musim Kering Biasa
Menhut Raja Antoni ke Kalbar atas Arahan Prabowo:Pastikan Perintah Presiden Prabowo
Tindakan Keamanan,Unit PAM Obvit Polres Pelabuhan Tanjung Priok Laksanakan Patroli di Area PT PLN Indonesia Power UBP Priok
Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Nurwayah Hadiri Turnamen Domino “di GRJU
JJOS Polres Pelabuhan Tanjung Priok Intensifkan Patroli Cipta Kondisi, Antisipasi Kejahatan Jalanan
Tinjau Gunung Damar,Menhut Raja Antoni:Pelaku Karhutla Ditindak Tanpa Pandang Bulu

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Konsorsium Pemuda dan Aktivis konawe Demo DESAK POLRES KONAWE panggil PUPR KONAWE kontraktor dugaan material ilegal

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:37 WIB

Mengenal Joe Thunder,”Sang seribu Wajah”yang Menjadi Mentor di Balik Layar Magis Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Lolos Cukai dan Pajak: Ruko Ekspedisi di Lubuk Baja Jadi Sarang Distribusi Elektronik Ilegal

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:28 WIB

Menhut Raja Antoni Minta Tak Land Clearing:Kondisi Bukan Musim Kering Biasa

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Menhut Raja Antoni ke Kalbar atas Arahan Prabowo:Pastikan Perintah Presiden Prabowo

Berita Terbaru