Keributan Yang Terjadi di Grend Mall Batam Akhirnya Berdamai

Elki Nardo

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita.co.id ,Batam – Perselisihan yang terjadi di kawasan Grand Mall, Lubuk Baja, Batam, Kepulauan Riau, berakhir damai setelah kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Kesepakatan damai tersebut berlangsung di Mapolresta Barelang pada Jumat (17/7/2026) dan disaksikan Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Lagie.

Kompol Deni mengatakan, perdamaian merupakan hasil kesepakatan bersama dari kedua belah pihak tanpa adanya paksaan. Dalam perjanjian itu, mereka juga berkomitmen tidak mengulangi kejadian serupa di kemudian hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kedua pihak sepakat berdamai dan tidak akan mengulangi kejadian yang serupa di kemudian hari,” kata Kapolsek dalam konferensi pers, Jumat.

Menurutnya, peristiwa yang sempat menjadi perhatian publik tersebut dipicu oleh kesalahpahaman antara kedua belah pihak, bukan keributan yang berkembang seperti yang beredar di media sosial.

Ia juga menyampaikan bahwa pelapor berinisial D telah menyatakan kesediaannya untuk mencabut laporan dugaan penganiayaan yang sebelumnya dibuat di Polsek Lubuk Baja.

“Pelapor sepakat untuk mencabut laporannya di Polsek Lubuk Baja,” ujarnya.

D membenarkan telah mencapai kesepakatan damai dan memilih menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.

“Karena sudah sepakat berdamai, saya akan mencabut laporan. Kami sudah saling memaafkan,” kata D.

Sebelumnya, insiden yang terjadi di Grand Mall pada Kamis (16/7/2026) sempat berujung laporan polisi. D melaporkan dugaan penganiayaan ke Polsek Lubuk Baja pada Jumat dini hari.

Baca Juga:  AdNI Matangkan Konsolidasi Nasional, Muhardi, SH Terpilih Sekjen Lewat Voting Pleno

Saat itu, D mengaku menjadi korban pengeroyokan oleh beberapa orang. Ia juga menyebut video amatir yang beredar di media sosial hanya memperlihatkan sebagian rangkaian peristiwa sehingga dinilai tidak menggambarkan kronologi secara utuh.

Selain itu, D mengaku mengalami rasa sakit di sejumlah bagian tubuh dan telah menjalani visum sebagai bagian dari proses pelaporan. Dugaan tersebut sebelumnya masih menunggu penyelidikan kepolisian sebelum akhirnya kedua belah pihak memilih menempuh jalur damai.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, proses hukum atas laporan yang diajukan D tidak dilanjutkan setelah pelapor menyatakan akan mencabut laporannya di Polsek Lubuk Baja. (Lk).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trend Hotspot Turun, Menhut Raja Antoni : Ketegasan Presiden Prabowo Dorong Penanganan Karhutla
Garmin x PBESI Hadirkan “Real-Life Buff” untuk Tingkatkan Kesiapan Timnas Esports Menuju Asian Games 2026
Kemacetan di Sisi Tol Kembang Kerep Dikeluhkan Pengguna Jalan Wali Kota Jakbar Diminta Turun Tangan
Cafe Andrews Party Bantah Sediakan Sajam, Penyerangan Dua Security Dilaporkan ke Polisi
Menhut Raja Antoni: Penegakan Hukum Karhutla Tak Pandang Bulu, 6 Perusahaan Kalimantan Disanksi
Menhut Raja Antoni September Puncak Karhutla, Sebulan Ini Battleground Kita
Hotspot Karhutla Menurun, Menhut Raja Antoni Wanti-wanti Fire Spot Bisa Kembali
Sambangi ABK di Pelabuhan Muara Angke,Unit Binmas Polsek Kawasan Sunda Kelapa Sampaikan Pesan Kamtibmas

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:56 WIB

Trend Hotspot Turun, Menhut Raja Antoni : Ketegasan Presiden Prabowo Dorong Penanganan Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 12:44 WIB

Garmin x PBESI Hadirkan “Real-Life Buff” untuk Tingkatkan Kesiapan Timnas Esports Menuju Asian Games 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:41 WIB

Cafe Andrews Party Bantah Sediakan Sajam, Penyerangan Dua Security Dilaporkan ke Polisi

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:13 WIB

Menhut Raja Antoni: Penegakan Hukum Karhutla Tak Pandang Bulu, 6 Perusahaan Kalimantan Disanksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:11 WIB

Menhut Raja Antoni September Puncak Karhutla, Sebulan Ini Battleground Kita

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Dugaan Korupsi Pajak PT Adaro, FORMASI Desak KPK Segera Periksa Boy Thohir

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:03 WIB