GARPEM Sultra Desak Evaluasi Kepala Satuan SPPG Watubangga Usai Dugaan Keracunan Massal Siswa

Apandi Tondowatu

- Penulis

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendari- Sulawesi Tenggara – Dugaan keracunan massal yang dialami sejumlah siswa sekolah dasar (SD) di Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka, menjadi perhatian serius berbagai pihak. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyajikan ayam tidak layak konsumsi.

Ketua Garda Pemuda Sulawesi Tenggara (GARPEM Sultra), Aksan Setiawan, meminta Kepala SPPG Regional Sultra segera turun tangan melakukan evaluasi terhadap Kepala Satuan SPPG Watubangga agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Menurut Aksan, program MBG pada dasarnya merupakan langkah positif pemerintah dalam mendukung kesehatan serta tumbuh kembang anak-anak sekolah. Namun, pelaksanaannya di lapangan harus diawasi secara ketat, terutama terkait kualitas bahan makanan yang disajikan kepada para siswa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini menyangkut keselamatan anak-anak. Jika benar dugaan ayam tidak layak konsumsi disajikan kepada siswa hingga menyebabkan keracunan massal, maka harus ada evaluasi serius terhadap pihak yang bertanggung jawab,” tegas Aksan, Kamis (14/5/2026).

Ia menilai pengawasan distribusi bahan makanan dan proses pengolahan harus menjadi prioritas utama. Program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak, kata dia, tidak boleh justru membahayakan kesehatan peserta didik.

Aksan juga mendesak pihak terkait untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dapur penyedia MBG di wilayah Watubangga. Pemeriksaan itu meliputi standar kebersihan, kelayakan bahan pangan, hingga prosedur penyimpanan makanan agar dipastikan berjalan sesuai ketentuan.

Baca Juga:  Bob Hasan Soroti Implementasi KUHAP, DPR Dorong Evaluasi Aparat Penegak Hukum

Selain itu, GARPEM Sultra meminta Dinas Kesehatan bersama instansi terkait segera melakukan investigasi guna memastikan penyebab pasti keracunan yang dialami para siswa.

“Kami meminta Kepala SPPG Regional Sultra segera mengevaluasi Kepala Satuan SPPG Watubangga sebelum kejadian ini menimbulkan korban lebih banyak. Keselamatan siswa harus menjadi prioritas utama,” lanjutnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih melakukan penanganan terhadap para siswa yang mengalami gejala keracunan. Sementara itu, sejumlah orang tua berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat dan tegas agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trend Hotspot Turun, Menhut Raja Antoni : Ketegasan Presiden Prabowo Dorong Penanganan Karhutla
Garmin x PBESI Hadirkan “Real-Life Buff” untuk Tingkatkan Kesiapan Timnas Esports Menuju Asian Games 2026
Kemacetan di Sisi Tol Kembang Kerep Dikeluhkan Pengguna Jalan Wali Kota Jakbar Diminta Turun Tangan
Cafe Andrews Party Bantah Sediakan Sajam, Penyerangan Dua Security Dilaporkan ke Polisi
Menhut Raja Antoni: Penegakan Hukum Karhutla Tak Pandang Bulu, 6 Perusahaan Kalimantan Disanksi
Menhut Raja Antoni September Puncak Karhutla, Sebulan Ini Battleground Kita
Hotspot Karhutla Menurun, Menhut Raja Antoni Wanti-wanti Fire Spot Bisa Kembali
Sambangi ABK di Pelabuhan Muara Angke,Unit Binmas Polsek Kawasan Sunda Kelapa Sampaikan Pesan Kamtibmas

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:56 WIB

Trend Hotspot Turun, Menhut Raja Antoni : Ketegasan Presiden Prabowo Dorong Penanganan Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 12:44 WIB

Garmin x PBESI Hadirkan “Real-Life Buff” untuk Tingkatkan Kesiapan Timnas Esports Menuju Asian Games 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:41 WIB

Cafe Andrews Party Bantah Sediakan Sajam, Penyerangan Dua Security Dilaporkan ke Polisi

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:13 WIB

Menhut Raja Antoni: Penegakan Hukum Karhutla Tak Pandang Bulu, 6 Perusahaan Kalimantan Disanksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:11 WIB

Menhut Raja Antoni September Puncak Karhutla, Sebulan Ini Battleground Kita

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Dugaan Korupsi Pajak PT Adaro, FORMASI Desak KPK Segera Periksa Boy Thohir

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:03 WIB