Konflik Seleksi Perangkat Desa Purwasaba: Kades Hoho dan LSM Harimau Bersitegang, Posbakumdes Tawarkan Mediasi

Konflik seleksi perangkat Desa Purwasaba Banjarnegara memicu kericuhan antara massa aksi dan Kepala Desa Hoho Alkaf. Posbakumdes menawarkan mediasi dengan melibatkan Dipermades dan Dispermades Jawa Tengah.

Alam Massiri

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARNEGARA, DETIKBERITA.CO.ID —

Konflik terkait seleksi perangkat desa di Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara masih menjadi perhatian publik hingga Senin, 16 Maret 2026.

Ketegangan yang sempat memicu kericuhan antara massa aksi dan Kepala Desa Welas Yuni Nugroho atau Hoho Alkaf itu kini diharapkan dapat diselesaikan melalui jalur mediasi setelah Pos Bantuan Hukum Desa (Posbakumdes) menyatakan kesiapan memfasilitasi dialog antar pihak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum Posbakumdes, Edi Prastio, menyatakan bahwa pihaknya siap menjadi mediator dengan menggandeng Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dipermades) Kabupaten Banjarnegara serta Dispermades Provinsi Jawa Tengah.

Posbakumdes siap menjadi mediator dalam penyelesaian konflik pemilihan perangkat desa di Desa Purwasaba dengan menggandeng Dipermades Kabupaten Banjarnegara maupun Dispermades Provinsi Jawa Tengah,” ujar Edi Prastio, Senin (16/3/2026).

Timeline Singkat Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun hingga 16 Maret 2026, konflik bermula dari polemik hasil seleksi perangkat desa yang menimbulkan ketidakpuasan sebagian pihak.

Awal Maret 2026
Pemerintah Desa Purwasaba melaksanakan proses penjaringan dan seleksi perangkat desa untuk mengisi sejumlah posisi di pemerintahan desa.

Setelah pengumuman hasil seleksi
Sejumlah peserta dan kelompok masyarakat mempertanyakan transparansi proses seleksi serta meminta agar penjaringan diulang.

11 Maret 2026
Sejumlah massa mendatangi Balai Desa Purwasaba untuk melakukan aksi protes dan audiensi dengan pemerintah desa.

Dalam dialog tersebut, pemerintah desa menyatakan bahwa proses seleksi telah dilakukan sesuai prosedur dan regulasi yang berlaku.

Usai audiensi
Situasi memanas ketika Kepala Desa Hoho keluar dari aula balai desa menuju kendaraan dinasnya. Kerumunan massa mendekat hingga terjadi desakan yang kemudian berujung kericuhan.

Hoho mengaku menjadi korban pengeroyokan dalam kejadian tersebut.

Saya dipukul dari berbagai arah ketika keluar dari aula. Kacamata saya pecah dan pakaian dinas saya juga rusak,” ujar Hoho dalam keterangannya.

Sementara itu, kelompok yang disebut berasal dari LSM Harimau membantah tudingan pengeroyokan dan menyatakan memiliki rekaman video utuh yang menunjukkan kronologi kejadian.

Baca Juga:  Eksekusi Lahan Cibubur Memanas, 31 Santri Terancam Terusir dan Dugaan Rekayasa Dokumen Mengemuka

Posbakumdes Dorong Penyelesaian Damai

Di tengah polemik tersebut, Posbakumdes mendorong penyelesaian konflik melalui jalur dialog dan mediasi.

Menurut Edi Prastio, konflik tidak perlu diperluas dengan melibatkan kekuatan eksternal yang justru berpotensi memperkeruh situasi.

Ia juga menyinggung dinamika yang muncul antara LSM Harimau dan kelompok yang disebut sebagai ormas pendukung Kades Hoho.

Sangat disayangkan bila persoalan ini berkembang karena ego sektoral. Tidak perlu melibatkan konflik eksternal dengan saling adu kekuatan antara LSM Harimau dan ormas pendukung Kades Hoho,” katanya.

Edi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana kondusif di Banjarnegara.

Saya mengajak seluruh elemen untuk menciptakan suasana damai. Kita harus menjaga kondusivitas daerah, mengingat kondisi Indonesia saat ini tidak sedang baik-baik saja,” ujarnya.

Posbakumdes berharap langkah mediasi dapat membuka ruang komunikasi yang konstruktif sehingga konflik pemilihan perangkat desa di Purwasaba dapat diselesaikan secara adil dan bermartabat.

Alam Massiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban
SINERGITAS ALIANSI JURNALIS BERSATU DAN 4 WILAYAH SALUR KAN HEWAN KURBAN
Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah
SMAN 1 Garut Siap Jadi Pelopor “Sekolah Maung” Jawa Barat, Perkuat Tradisi Prestasi Nasional
GMPD Jakarta Gelar Unras di Kantor PLN, Desak Pencopotan Dirut PLN Usai Blackout Sumatera
Pemkab Purworejo Disorot Soal Kasus Asusila Aparatur Desa
PT WIN Disorot, Kapolda dan Kejati Sultra Ditantang Bertindak
Gardu Pulih Korban Desak Penegakan Hukum Berkeadilan dalam Kasus Cantika

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:32 WIB

Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:56 WIB

SINERGITAS ALIANSI JURNALIS BERSATU DAN 4 WILAYAH SALUR KAN HEWAN KURBAN

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:01 WIB

SMAN 1 Garut Siap Jadi Pelopor “Sekolah Maung” Jawa Barat, Perkuat Tradisi Prestasi Nasional

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:34 WIB

GMPD Jakarta Gelar Unras di Kantor PLN, Desak Pencopotan Dirut PLN Usai Blackout Sumatera

Berita Terbaru