Soroti Penanganan Kasus Tambang, Pemuda Sultra-Jakarta Minta Kapolres Konsel Dievaluasi

Apandi Tondowatu

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 22 Mei 2026 — Sejumlah aktivis dan pemuda asal Sulawesi Tenggara mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo segera mengevaluasi serta mencopot Kapolres Konawe Selatan terkait penanganan berbagai dugaan persoalan pertambangan di wilayah Kabupaten Konawe Selatan.

Desakan tersebut muncul menyusul meningkatnya sorotan publik terhadap aktivitas pertambangan yang dinilai belum ditangani secara maksimal, termasuk dugaan tambang ilegal, kerusakan lingkungan, hingga berbagai laporan masyarakat yang dianggap belum memperoleh kepastian hukum.

Koordinator pemuda Sultra-Jakarta, Egit Setiawan, menilai situasi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami meminta Kapolri segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kapolres Konawe Selatan. Banyak persoalan pertambangan yang menjadi perhatian publik namun hingga hari ini masyarakat belum melihat langkah penegakan hukum yang tegas dan transparan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (22/05/2026).

Ia juga menyoroti sejumlah aktivitas perusahaan tambang di Konawe Selatan, termasuk PT Sambas Minerals Mining dan beberapa perusahaan lain yang disebut perlu mendapatkan pengawasan ketat dari aparat penegak hukum maupun kementerian terkait.

Menurutnya, aparat penegak hukum harus hadir memberikan kepastian hukum kepada masyarakat serta memastikan seluruh aktivitas pertambangan berjalan sesuai aturan perundang-undangan dan tidak merusak lingkungan hidup.

Baca Juga:  Tiga Pilar Menteng Intensifkan Patroli Perbatasan Kwitang–Kalipasir Cegah Guankamtibmas

Selain mendesak pencopotan Kapolres Konawe Selatan, pihaknya juga meminta Mabes Polri dan Divisi Propam Polri turun langsung melakukan audit investigatif terhadap penanganan berbagai laporan dugaan pelanggaran hukum pertambangan di daerah tersebut.

“Kami ingin institusi Polri tetap dipercaya masyarakat. Karena itu evaluasi penting dilakukan agar tidak muncul asumsi liar di tengah publik terkait penanganan persoalan tambang di Konawe Selatan,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Konawe Selatan maupun perusahaan yang disebut dalam pernyataan tersebut belum memberikan tanggapan resmi. Redaksi membuka ruang hak jawab kepada seluruh pihak demi menjaga keberimbangan informasi sesuai kode etik jurnalistik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara
RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat
Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan
Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban
SINERGITAS ALIANSI JURNALIS BERSATU DAN 4 WILAYAH SALUR KAN HEWAN KURBAN
Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah
SMAN 1 Garut Siap Jadi Pelopor “Sekolah Maung” Jawa Barat, Perkuat Tradisi Prestasi Nasional
GMPD Jakarta Gelar Unras di Kantor PLN, Desak Pencopotan Dirut PLN Usai Blackout Sumatera

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:49 WIB

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:19 WIB

RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:49 WIB

Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:32 WIB

Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah

Berita Terbaru