Mahasiswa Konsel-Jakarta Geruduk Mabes Polri, Desak Pengusutan PT WIN dan Copot Kapolres Konsel

Apandi Tondowatu

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Sejumlah lembaga mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Konawe Selatan-Jakarta menggelar aksi demonstrasi untuk kedua kalinya dan pelaporan resmi diMarkas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Rabu (20/05).

Aksi tersebut dilatarbelakangi oleh aktivitas pertambangan PT. Wijaya Inti Nusantara (PT WIN) yang dinilai tidak berjalan sesuai mekanisme hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan, sehingga diduga banyak menimbulkan kerugian bagi masyarakat di sekitar wilayah lingkar tambang, khususnya di Desa Torobulu, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Pasalnya, Aktivitas Pertambangan PT. WIN di nilai telah banyak melakukan Pelanggaran, mulai dari dugaan aktivitas pertambangan tanpa memenuhi prosedur administratif dan teknis hingga berdampak pada kondisi lingkungan hidup masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, perusahaan juga diduga melakukan aktivitas pertambangan yang sangat dekat bahkan memasuki kawasan pemukiman warga di Desa Torobulu, sehingga memunculkan pertanyaan fundamental di tengah masyarakat, dimana peran Kapolres Konsel dan Bupati Konsel

Koordinator Aksi, Akbar Rasyid menyampaikan bahwa keberadaan aktivitas pertambangan PT WIN dinilai telah menimbulkan keresahan masyarakat karena dinilai merusak kawasan pesisir, mencemari lingkungan, serta mengganggu aktivitas masyarakat nelayan dan warga sekitar.

“Aktivitas tambang seperti PT WIN sudah seharusnya segera dihentikan, apalagi aktivitas tambang yang sudah menjangkau permukiman warga yang sudah pasti berpotensi mengancam keselamatan masyarakat akibat debu, lalu lintas kendaraan hauling, hingga potensi longsor dan kerusakan ekosistem sekitar” ungkapnya

Akbar juga menyinggung dugaan bahwa PT WIN baru-baru ini melakukan aktivitas pertambangan tanpa mengantongi RKAB yang menjadi salah satu syarat wajib dalam operasional pertambangan.

“Tentu perkara ini harus segera di tuntaskan olehnya itu kami mendesak Bareskrim Polri melalui Dittipidter untuk segera melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap serta hentikan aktivitas pertambangan PT WIN yang diduga melanggar ketentuan perizinan pertambangan dan regulasi lingkungan hidup.” Tegasnya

Di samping itu, Ketua Umum HIPMA Konsel-Jakarta, Adrian Mangidi juga sangat menyayangkan terhadap Pemerintah maupun APH setempat yang sampai saat ini tidak ada satupun langkah tegas terhadap kejahatan lingkungan PT WIN

“Kejahatan lingkungan PT WIN telah berlangsung selama bertahun tahun, tetapi ironinya hal ini kami duga tidak terlepas dari pembiaran pemerintah maupun APH setempat yang sampai saat ini tidak ada satupun langkah tegas yang diberikan, padahal jelas dokumentasi kejahatan PT WIN telah banyak beredar di media sosial, sehingga patut kami duga ada kongkalikong antara pihak perusahaan dan pihak APH setempat” bebernya

Baca Juga:  Perkuat Kolaborasi Pembangunan, Bhabinkamtibmas Kebon Kosong Hadir di Musrenbang

Adrian Juga menegaskan apabila dugaan pelanggaran tersebut dibiarkan, maka hanya akan menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di sektor pertambangan, khususnya di Sulawesi Tenggara yang selama ini kerap diterpa persoalan tambang ilegal, kerusakan lingkungan, serta konflik sosial di tengah masyarakat.

Olehnya itu, mereka Mendesak Bareskrim Mabes Polri segera memeriksa dan mengusut serta hentikan berbagai bentuk pelanggaran aturan tambang hingga kejahatan lingkungan yang dilakukan PT. Wijaya Inti Nusantara (PT WIN), serta mencopot Kapolres Konsel dari jabatannya karna di nilai gagal menjalankan tupoksinya dan terafiliasi memback Up aktivitas tambang ilegal

Sebagai penutup mahasiswa menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga adanya langkah konkret dari aparat penegak hukum dan pemerintah pusat.

“ kami sebagai putra daerah sudah muak dengan kejahatan PT WIN yang juga kami duga tidak terlepas dari pembiaran pemerintah maupun Penegak Hukum setempat, oleh nya itu Aksi hari ini sebagai bentuk komitmen kami untuk memperjuangkan hak masyarakat desa torobulu dan kami tidak akan pernah berhenti sampai perkara ini benar-benar di tuntaskan, apabila 4×24 jam laporan kami tidak di indahkan maka tunggu kedatangan kami selanjutnya ” Tutup Adrian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trend Hotspot Turun, Menhut Raja Antoni : Ketegasan Presiden Prabowo Dorong Penanganan Karhutla
Garmin x PBESI Hadirkan “Real-Life Buff” untuk Tingkatkan Kesiapan Timnas Esports Menuju Asian Games 2026
Kemacetan di Sisi Tol Kembang Kerep Dikeluhkan Pengguna Jalan Wali Kota Jakbar Diminta Turun Tangan
Cafe Andrews Party Bantah Sediakan Sajam, Penyerangan Dua Security Dilaporkan ke Polisi
Menhut Raja Antoni: Penegakan Hukum Karhutla Tak Pandang Bulu, 6 Perusahaan Kalimantan Disanksi
Menhut Raja Antoni September Puncak Karhutla, Sebulan Ini Battleground Kita
Hotspot Karhutla Menurun, Menhut Raja Antoni Wanti-wanti Fire Spot Bisa Kembali
Sambangi ABK di Pelabuhan Muara Angke,Unit Binmas Polsek Kawasan Sunda Kelapa Sampaikan Pesan Kamtibmas

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:56 WIB

Trend Hotspot Turun, Menhut Raja Antoni : Ketegasan Presiden Prabowo Dorong Penanganan Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 12:44 WIB

Garmin x PBESI Hadirkan “Real-Life Buff” untuk Tingkatkan Kesiapan Timnas Esports Menuju Asian Games 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:41 WIB

Cafe Andrews Party Bantah Sediakan Sajam, Penyerangan Dua Security Dilaporkan ke Polisi

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:13 WIB

Menhut Raja Antoni: Penegakan Hukum Karhutla Tak Pandang Bulu, 6 Perusahaan Kalimantan Disanksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:11 WIB

Menhut Raja Antoni September Puncak Karhutla, Sebulan Ini Battleground Kita

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Dugaan Korupsi Pajak PT Adaro, FORMASI Desak KPK Segera Periksa Boy Thohir

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:03 WIB